Infobandungnews – Baleendah. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Kak Euis Sumiati, secara resmi menutup kegiatan Kursus Pamong Satuan Karya (Saka) Pramuka Tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Bandung pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 1 Juli 2026 tersebut berhasil meluluskan sebanyak 34 pembina Pramuka yang berasal dari berbagai unsur dan wilayah di Kabupaten Bandung.

Dalam laporannya, Pemimpin Kursus, Kak Dadi Barkah Santosa, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mengikuti rangkaian kegiatan dan dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh materi dan proses pembelajaran yang telah ditetapkan.
Prosesi penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis serta penyerahan sertifikat kepada perwakilan peserta oleh Kak Euis Sumiati sebagai bentuk pengukuhan para peserta sebagai Pamong Saka yang siap menjalankan tugas pembinaan di wilayah masing-masing.
Dalam sambutannya, Kak Euis Sumiati menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen peserta selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, keberadaan Pamong Saka memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan minat, bakat, serta keterampilan Pramuka Penegak dan Pandega melalui berbagai bidang keahlian yang terdapat di Satuan Karya Pramuka.
Ia berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak dalam menghidupkan kembali aktivitas pangkalan Saka di tingkat kwartir ranting serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pembinaan kepramukaan di Kabupaten Bandung.

Selama pelaksanaan kursus, peserta memperoleh berbagai materi penting, mulai dari tata kelola organisasi Saka, penyusunan program kerja berbasis krida, metode pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega, hingga penguatan kemitraan dengan instansi pemerintah maupun swasta sebagai mitra Saka.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di pangkalan masing-masing sehingga hasil kursus dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan Gerakan Pramuka, khususnya pengembangan Satuan Karya Pramuka di Kabupaten Bandung.









