Infobandungnews – Baleendah. Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menggelar Kursus Pamong Satuan Karya (Saka) Pramuka Tingkat Kwartir Cabang yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di Sekretariat Kwarcab Pramuka Kabupaten Bandung, Jalan RAA Wiranatakusumah Nomor 19, Baleendah. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Kwartir Ranting serta unsur pimpinan Satuan Karya Pramuka dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.
Pelaksanaan kursus ini menjadi bagian dari upaya Kwarcab dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Gerakan Pramuka, khususnya para Pamong Saka yang memiliki peran penting dalam membina anggota Pramuka Penegak dan Pandega sesuai bidang keahlian dan kesakaan masing-masing.
Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah jajaran pengurus dan pemangku kepentingan, di antaranya Iyan Mulyana, Tatan Munandar, Hanna Fauziah, K. Saeful Akbar, Acep Mansur, serta Dadi Darkah Santosa bersama jajaran pelatih dari Pusdiklatcab Parahyangan Kabupaten Bandung.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris I Kwarcab Kabupaten Bandung melalui prosesi penancapan kapak sebagai simbol dimulainya kursus. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Pusdiklatcab kepada pimpinan kursus serta pemasangan tanda peserta atau ID Card secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh unsur Kwarcab dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan menerima berbagai materi sesuai kurikulum pendidikan dan pelatihan Pamong Saka yang telah disusun untuk meningkatkan kapasitas pembinaan di lingkungan Satuan Karya Pramuka.

Dalam sambutannya, Kak Iyan Mulyana menegaskan bahwa keberadaan Satuan Karya Pramuka harus terus diperkuat sebagai sarana pendidikan karakter dan pengembangan keterampilan generasi muda yang relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia kerja.
Menurutnya, optimalisasi peran Saka menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, sekaligus memiliki kompetensi di bidang tertentu. Karena itu, peningkatan kualitas Pamong Saka melalui pendidikan dan pelatihan dinilai sebagai investasi penting bagi masa depan pendidikan kepramukaan di Kabupaten Bandung.
Sementara itu, panitia penyelenggara menjelaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan pendidikan nonformal bagi kaum muda agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Melalui Kursus Pamong Saka ini, anggota dewasa Gerakan Pramuka dibekali kemampuan teknis dan manajerial untuk menjadi pembina yang profesional di lingkungan Satuan Karya. Para peserta diharapkan mampu mengelola, mengembangkan, serta membimbing anggota Saka sesuai bidang kesakaan masing-masing.

Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mengacu pada Petunjuk Penyelenggaraan Gerakan Pramuka Nomor 03 Tahun 2021 yang menegaskan bahwa Pamong Saka harus memiliki pendidikan dan kompetensi yang memadai guna meningkatkan kemampuan, keterampilan, kepemimpinan, serta jiwa pengabdian anggota Pramuka Penegak dan Pandega.
Melalui penyelenggaraan kursus ini, Kwarcab Kabupaten Bandung berharap lahir lebih banyak Pamong Saka yang profesional, berdedikasi, dan kompeten dalam mengembangkan Satuan Karya Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter, penguatan keterampilan, serta pengabdian generasi muda kepada masyarakat.









