TNI AL Terima Dua Kapal Tunda Baru Buatan Industri Kapal Dalam Negeri

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono (barisan depan, delapan kiri) berfoto bersama Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Herru Kusmanto, jajaran pejabat Mabes TNI AL, dan Panglima Koarmada III TNI AL Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi saat upacara serah terima dua kapal tunda baru buatan industri galangan kapal dalam negeri, yaitu TD Umsini dan TD Irau, di Galangan Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/8/2023).

Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono (barisan depan, delapan kiri) berfoto bersama Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Herru Kusmanto, jajaran pejabat Mabes TNI AL, dan Panglima Koarmada III TNI AL Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi saat upacara serah terima dua kapal tunda baru buatan industri galangan kapal dalam negeri, yaitu TD Umsini dan TD Irau, di Galangan Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/8/2023).

Infobandungnews – TNI Angkatan Laut menerima dua kapal tunda (harbour tug/tugboat) buatan industri galangan kapal dalam negeri yang diberi nama TD Umsini dan TD Irau dalam upacara serah terima kapal di Galangan Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta, Senin.

Dua kapal tunda laut dangkal yang menyandang kode TD itu diterima langsung oleh Wakil Kepala Staf TNI AL (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono, yang didampingi oleh Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Herru Kusmanto, jajaran pejabat Mabes TNI AL, dan Panglima Koarmada III TNI AL Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi.

“Kami resmikan dua buah kapal yang nanti kami operasi-kan di Armada III. Kapal-kapal ini menggunakan nama-nama gunung yang ada di Papua, TD Umsini dan TD Irau,” kata Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono selepas upacara peresmian di Galangan Kapal Noahtu Shipyard, Tanjung Priok, Jakarta.

Dia menjelaskan pembelian dua kapal tunda itu sejalan dengan tugas TNI Angkatan Laut yaitu mengelola Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yang terdiri atas kapal perang (KRI), pesawat terbang, pasukan marinir, dan pangkalan. Kapal tunda itu, yang salah satu tugas utamanya membantu kapal-kapal sandar, menjadi alat yang krusial karena memastikan lalu lintas pelayaran dan proses sandar kapal di pangkalan berjalan lancar.

“Di antara kebutuhan pangkalan tersebut adalah alat atau mesin untuk membantu kapal-kapal sandar, karena kapal-kapal kita semakin besar, jadi kalau di daerah yang rawan angin, dan sebagainya, dan untuk mempercepat itu dibutuhkan tugboat atau harbour tug, alat untuk membantu sandar,” tutur Wakil Kepala Staf TNI AL.

Selepas serah terima, TD Umsini dan TD Irau ditempatkan di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIV di Sorong, Papua Barat. Lantamal XIV berada di bawah naungan Komando Armada III TNI AL.

Laksdya Ahmadi menjelaskan pembuatan kapal mulai sejak November 2022 dan rampung pada Agustus 2023. Dalam waktu 9 bulan itu, dua kapal tunda buatan industri dalam negeri Noahtu Shipyard berhasil rampung dibuat sesuai kontrak pembelian yang diteken perusahaan dan TNI AL.

Dalam kesempatan yang sama, dia mengingatkan pengawak dua kapal tunda itu, sekaligus Pangkoarmada III, untuk merawat TD Umsini dan TD Irau dengan baik sehingga kapal dapat digunakan secara optimal. Pasalnya, biaya pembuatan kapal, yang berasal dari APBN, tidak murah. Pembuatan dua kapal itu menghabiskan Rp167 miliar.

” Ini menggunakan uang rakyat tentunya dengan harga yang cukup tinggi. Saya pesankan kepada pengawaknya, termasuk Panglima Koarmada III RI untuk merawat (dua kapal) ini sebaik-baiknya untuk bermanfaat bagi TNI AL dan juga membantu masyarakat setempat,” ujar Wakil Kepala Staf TNI AL. (KK-IBN004) ***

Sumber elshinta

 

 

Berita Terkait

8 Peluang Usaha Menjanjikan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Bisa Dimulai dengan Modal Kecil
YBJB Usulkan Museum Batik di Bandung, Angkat Kekayaan Motif dari 27 Daerah di Jawa Barat
Polresta Bandung Tindak Dugaan Premanisme di Soreang dan Katapang, 41 Orang Terjaring Pendataan
Resmi Jabat Pangkostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan Beri Arahan kepada Seluruh Prajurit Kostrad
Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita sebagai KSAD, Sejumlah Pejabat Negara Ikut Dilantik
Irjen Pol Hengki Resmi Pimpin Polda Jabar, Bawa Rekam Jejak Panjang dan Inovasi Pelayanan Masyarakat
Mutasi Terbaru TNI, Letjen Iwan Setiawan Dipromosikan Jadi Pangkostrad
Gen Z Mulai Jenuh dengan Smartphone, Ponsel Jadul Kembali Dilirik

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:18 WIB

8 Peluang Usaha Menjanjikan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:09 WIB

YBJB Usulkan Museum Batik di Bandung, Angkat Kekayaan Motif dari 27 Daerah di Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Polresta Bandung Tindak Dugaan Premanisme di Soreang dan Katapang, 41 Orang Terjaring Pendataan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Resmi Jabat Pangkostrad, Letjen TNI Iwan Setiawan Beri Arahan kepada Seluruh Prajurit Kostrad

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita sebagai KSAD, Sejumlah Pejabat Negara Ikut Dilantik

Berita Terbaru

Bandung Raya

BUPATI SUMEDANG LANTIK 15 CAMAT, TUJUH DI ANTARANYA PEJABAT BARU

Senin, 2 Nov 2026 - 15:51 WIB