Soroti Anggaran SKTM, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Nilai Komunikasi Antar OPD Tidak Bagus

- Jurnalis

Selasa, 17 Januari 2023 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi D Maulana Fahmi: tidak benar kalau pihaknya mengeluarkan statemen bahwa SKTM dihapus. “Statemen Komisi D itu bukan SKTM dihapus. Ngga mungkin kita menghapus anggaran yang sudah diketok oleh APBD. SKTM itu kebijakan dari Dinas dihentikan, makanya kita meminta dihidupkan. Soreang , senin (16/1/23)

Ketua Komisi D Maulana Fahmi: tidak benar kalau pihaknya mengeluarkan statemen bahwa SKTM dihapus. “Statemen Komisi D itu bukan SKTM dihapus. Ngga mungkin kita menghapus anggaran yang sudah diketok oleh APBD. SKTM itu kebijakan dari Dinas dihentikan, makanya kita meminta dihidupkan. Soreang , senin (16/1/23)

InfobandungnewsKab Bandung. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi menilai banyak komunikasi antar OPD di eksekutif tidak efektif dan tidak bagus. Ia mencontohkan, anggaran untuk SKTM yang disebut berubah-ubah.

Anggota DPRD dari Fraksi PKS ini mengklarifikasi, bahwa anggaran Rp 8,3 m itu bukan anggaran yang disimpan di rumah sakit, atau Dinkes. “Itu disimpan di BKAD. Ngga mungkin misalnya SKTM, atau BTT disimpan di rumah sakit. Tidak begitu,” ujar Fahmi.

“Anggaran untuk SKTM keluar angka Rp 5,5 direvisi lagi jadi Rp 6 miliar. Yang kedua keluar angka Rp 6,5 miliar direvisi lagi Rp 8,3 miliar,” kata Maulana Fahmi seusai rapat di ruang Komisi D DPRD di Soreang, Senin (16/1/2023).

Fahmi menjelaskan, rapat yang dilaksanakan hari ini (senin 16/1/2203) rapat yang kedua setelah rapat pertama dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2023 . Ia menyesalkan Kepala Dinas Kesehatan tidak hadir dalam rapat kedua itu.

Padahal, sebut Fahmi rapat kedua itu meminta apa yang diminta pada rapat pertama. “Pada rapat pertama kita mendapat kabar SKTM dihentikan sehingga . rekomendasi Komisi D itu agar SKTM dihidupkan. Alhamdulillah hari Jum’at tanggal 13 Januari 2023 jam 10 SKTM dihidupkan,” katanya.

Fahmi mengaku, di rapat yang kedua belum menghasilkan informasi yang memuaskan. “Ya, karena kondisi tanggal 9 dan hari ini yang kita minta baru dipenuhi terkait SKTM dihidupkan, yang lainnya belum.” katanya.

Fahmi menyebutkan, tidak benar kalau pihaknya mengeluarkan statemen bahwa SKTM dihapus. “Statemen Komisi D itu bukan SKTM dihapus. Ngga mungkin kita menghapus anggaran yang sudah diketok oleh APBD. SKTM itu kebijakan dari Dinas dihentikan, makanya kita meminta dihidupkan. Alhamdulillah tanggal 13 Januari 2023 SKTM dihidupkan, ” imbuhnya.

Terkait konon Kabupaten Bandung telah lebih dari 96 persen memenuhi program Universal Heath Coverage (UHC) sehingga SKTM bisa dihentikan. Menurut Fahmi regulasinya memang begitu.

“Undang-undang berbicara tentang itu, namun faktanya kondisinya sekarang masa transisi, UHC sudah 96 sekian persen, tapi di sisi lain, perhari ini program wajib belum bisa dilaksanakan, karena konsolidasi, sinkronisasi data, cara SOP UHC belum siap. Makanya selama ini belum disiapkan dan selama UHC belum dilaksanakan, makanya SKTM jangan dihentikan,” urainya.

Tanggal 9 Januari 2023 Fahmi meminta disiapkan sinkronisasi, konsolidasi data, bagaimana konsep UHC itu segera jalan.

“Sampai tadi pagi saya tanya, bagaimana yang kita pinta? Jawabannya belum. Kalau belum berarti benar SKTM itu harus tetap hidup. Yang kemarin mati persatu Januari sampai 13 Januari, berarti dua minggu. Jadi bupati membantahnya dihapus. Ya tidak mungkin dihapus lah karena anggaran itu banyak. Cuma dihentikan, tetapi anggaran tetap ada, ” pungkas Fahmi.

Yg-IBN 001

 

 

 

 

Berita Terkait

Wali Kota Cimahi Resmikan Sistem Parkir Baru RSUD Cibabat, Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung
Langgar Aturan, Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara oleh Tim Gabungan
Usai Kantongi SP3, Erwin siap kembali Jalankan Tugas Wakil Walikota Bandung
Penataan Cicadas Disambut Positif, Warga Harapkan Bandung Makin Tertib dan Nyaman
Kejari Bandung Terbitkan SP3 untuk Erwin dan Rendiana, Unsur Korupsi Dinilai Belum Terpenuhi
Pemkot Bandung Wacanakan Pembangunan Gedung Parkir Modern di Pusat Kota
Tata Terminal Cicaheum, Wali Kota Bandung Intensifkan Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan
Rakerkab Perbasi Kabupaten Bandung 2026, Perkuat Sinergi dan Susun Strategi Pembinaan Basket Berprestasi

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:44 WIB

Wali Kota Cimahi Resmikan Sistem Parkir Baru RSUD Cibabat, Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Pengunjung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:29 WIB

Langgar Aturan, Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara oleh Tim Gabungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:18 WIB

Usai Kantongi SP3, Erwin siap kembali Jalankan Tugas Wakil Walikota Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:06 WIB

Penataan Cicadas Disambut Positif, Warga Harapkan Bandung Makin Tertib dan Nyaman

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kejari Bandung Terbitkan SP3 untuk Erwin dan Rendiana, Unsur Korupsi Dinilai Belum Terpenuhi

Berita Terbaru