Saeful Bachri, Legislatif Mendukung Penuh Program Disperindag Jabar, Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 01:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saeful Bachri, legislatif akan mendukung penuh program Disperindag Jabar, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saeful Bachri, legislatif akan mendukung penuh program Disperindag Jabar, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Infobandungnews.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat dan 27 kabupaten/kota sepakat, menandatangani komitmen untuk menghadapi tantangan selama lima tahun ke depan. Banding, selasa (18/01/2025).

Komitmen ini ditetapkan dalam Forum Perangkat Daerah 2025 Disperindag Jabar, bertajuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik Pada Sektor Perindustrian dan Perdagangan.

Hadir dan turut membuka acara tersebut Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Saeful Bachri. S. H., M. A. P dalam sambutannya menyampaikan Legislatif menyambut baik hadirnya Forum OPD ini.

Dia memastikan, legislatif akan mendukung penuh program Disperindag Jabar, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu dengan adanya Forum OPD ini kami dari legislatif mendorong, selama itu mempunyai nilai tambah positif buat masyarakat. Ada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Intinya itu,” kata Saiful.

Anggota Komisi II DPRD Jabar Saeful Bachri

Dia pun mendorong, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Jabar pada 2025 ini dapat meningkat, dimana pada 2024 di 4,95 persen mampu terdongkrak guna merealisasikan target pemerintah pusat sebesar 8 persen di 2029 mendatang.

“Start awal yang harus kerja keras semua pihak, bagaimana mendorong LPE ini terus di 2025 ada kenaikan signifikan. Kita harapkan, kami dari Komisi II untuk terus mengawal, mensupport Indag ini bisa menjadi leading sector yang kuat menopang meningkatnya LPE Jabar di 2025 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan forum ini digelar demi finalisasi target yang harus direalisasikan selama lima tahun ke depan. Antaranya mengakselerasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI), One Pesantren One Product (OPOP) dan lain-lain.

“Tadi penandatanganan, untuk perencanaan serta target lima tahun ke depan yang kita sepakati dan dengan OPD di Provinsi Jawa Barat, yang merupakan pendorong dari ekosistem perindustrian dan perdagangan,” ujar Noneng, Rabu (19/2/2025). Dia melanjutkan, ada 12 strategi yang dikolaborasikan bersama kabupaten/kota. Contohnya, bagaimana SIINas mampu mengkover industri baru.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Wacanakan Pembangunan Gedung Parkir Modern di Pusat Kota

Lalu mendukung pengelolaan sentra kabupaten/kota, kemudian mengklasifikasinya seperti sentra industri hijau, hilirisasi dan devisa. “Strategi itu tadi diimplementasikan di sentra-sentra dan kita kategorikan untuk ada nilai tambah,” katanya.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih

Demikian guna mendongkrak kemandirian pesantren. Dimana ditargetkan pertahun masing-masing kabupaten/kota melahirkan satu usaha pesantren. Kemudian bagaimana Disperindag harus memastikan pasar kembali menjadi sarana jual beli yang efektif, di tengah tantangan hadirnya online market, termasuk pengawasannya.

“Selain itu ada pasar. Sekarang relatif ditinggalkan karena ada saingan dalam bentuk online. Jadi pasar harus berbenah supaya nyaman untuk orang datang,” ucapnya.

Pasar bisa jadi tempat wisata, tempat stabilitas harga, menjadi pusat untuk pengembangan produk dalam negeri. Tentu saja tidak kudet tapi harus update di digitalnya. Pasar ini kita standarkan. Itu salah satu target kita,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, perlindungan konsumen hingga ketahanan pangan juga menjadi fokus Disperindag dalam lima tahun ke depan.

Sementara disinggung mengenai efisiensi yang harus dilakukan pada 2025 ini, Noneng menerangkan harus ada strategi baru dalam menyiasatinya.”Sehingga harus lebih kreatif untuk target tercapai,” katanya.

Dia berharap, melalui sejumlah strategi yang disiapkan. Diharapkan tidak hanya memberi dampak positif terhadap industri dan perdagangan dalam negeri, tetapi juga luar negeri.

Dimana IPSKA Jabar pada 2024 lalu, yang mampu menghasilkan 14,42 miliar USD atau tembus target 137,99 persen kembali terkatrol pada tahun ini.”Harapannya tahun ini meningkat. Naik 5-10 persen,” harapnya.

 

 

 

 

Berita Terkait

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya
AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026
Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
SADA JABAR Jadi Basis Data Terpadu Jabar, Pemerintah Dorong Pelayanan Lebih Tepat Sasaran
Pemprov Minta Pemkab dan Pemkot Segera Tindaklanjuti Keluhan Data DTSEN
Lapangan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026, Revitalisasi Ditargetkan Rampung Awal 2027

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah

Senin, 14 September 2026 - 13:50 WIB

Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

Minggu, 13 September 2026 - 09:04 WIB

AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi

Jumat, 11 September 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026

Kamis, 10 September 2026 - 10:42 WIB

Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM

Berita Terbaru