Program MBG Dayeuhkolot Dihentikan Sementara Usai Keluhan Makanan Berbau, Evaluasi Menyeluruh Dilakukan

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Triyono,

Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Triyono,

Infobandungnews – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, untuk sementara waktu dihentikan sejak Selasa (7/4/2026). Keputusan ini diambil setelah sejumlah siswa SMP 1 Dayeuhkolot mengembalikan paket makanan yang masih berada dalam ompreng.

Peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah video pengembalian makanan beredar luas di media sosial. Dalam tayangan yang diunggah akun Instagram, terlihat para siswa memulangkan makanan MBG karena diduga mengeluarkan aroma tidak sedap.

Diketahui, makanan MBG tersebut diproduksi oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citeureup, yang merupakan binaan Kadin Kabupaten Bandung dan berlokasi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.

Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Triyono, membenarkan adanya penghentian sementara program tersebut. Ia menjelaskan bahwa keputusan itu merupakan hasil koordinasi antara Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama Koordinator Wilayah (Korcam) Bidang Pendidikan, setelah melakukan peninjauan langsung di lapangan.

Menurutnya, program tersebut untuk sementara dinonaktifkan sambil menunggu hasil evaluasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan dari pihak Puskesmas Dayeuhkolot.

Baca Juga :  Anton Suratto Dorong Kader Demokrat Jabar Perkuat Strategi Menuju Pemilu 2029

Penghentian ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kesehatan para siswa tetap terjaga. Tim medis dari Puskesmas Dayeuhkolot pun telah mengambil sampel makanan guna dilakukan uji klinis.

Hingga kini, hasil pemeriksaan tersebut masih ditunggu sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya. Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci secara detail penyebab utama yang memicu dilakukannya pengujian tersebut.

Triyono menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program, khususnya dalam aspek kebersihan dan keamanan pangan bagi para pelajar.

Sementara itu, Kepala SPPG Desa Citeureup, Putra Angga, mengakui bahwa makanan dalam video yang beredar berasal dari dapur yang dikelolanya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian yang menimbulkan keresahan tersebut.

Putra Angga menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab penuh serta segera melakukan pembenahan, terutama dalam sistem kebersihan dan pengelolaan dapur, guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Berita Terkait

Jalan Kiaracondong Mulai Ditata! Trotoar Dibersihkan, PKL dan Parkir Liar Jadi Sorotan
Macet Berkepanjangan di Jembatan Munjul 2, GEMA Kabupaten Bandung Desak Pemerintah Segera Bertindak!
77 Bangunan di Bawah Flyover Kiaracondong Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan
Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan Alun-alun Berbasis Sejarah, Targetkan Konsep Matang pada 2027
Braga Beken Kembali Digelar, Wisatawan Antusias Nikmati Braga Tanpa Kendaraan
Pemkot Bandung Siapkan Penempatan Kerja bagi 57 Eks Pegawai Kebun Binatang
Diduga Keracunan Usai Makan, 88 Seoul Paskal Bandung Tutup Sementara
Zakat Profesi ASN Kabupaten Bandung Disiapkan untuk Bantu Kebutuhan Dasar Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Jalan Kiaracondong Mulai Ditata! Trotoar Dibersihkan, PKL dan Parkir Liar Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Macet Berkepanjangan di Jembatan Munjul 2, GEMA Kabupaten Bandung Desak Pemerintah Segera Bertindak!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

77 Bangunan di Bawah Flyover Kiaracondong Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Penataan Kawasan Alun-alun Berbasis Sejarah, Targetkan Konsep Matang pada 2027

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Braga Beken Kembali Digelar, Wisatawan Antusias Nikmati Braga Tanpa Kendaraan

Berita Terbaru