Kisah Haru Latifah, Bocah Yatim Piatu Korban Gempa Cianjur yang Menguatkan Banyak Hati

- Jurnalis

Kamis, 24 November 2022 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – CIANJUR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin, 21 November 2022, meninggalkan duka mendalam. Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, bencana tersebut mengakibatkan 268 orang meninggal dunia serta menyebabkan ribuan bangunan, termasuk rumah warga, mengalami kerusakan akibat guncangan yang terjadi pada siang hari.

Sebagian besar korban merupakan anak-anak. Selain kehilangan tempat tinggal, banyak keluarga juga harus menghadapi kenyataan pahit karena kehilangan orang-orang tercinta.

Latifah Kehilangan Kedua Orang Tuanya

Di tengah duka tersebut, muncul kisah mengharukan seorang siswi kelas 2 SD bernama Latifah. Bocah itu harus menerima kenyataan pahit setelah kedua orang tuanya meninggal dunia akibat gempa yang melanda Cianjur.

Informasi tersebut disampaikan oleh relawan asal Bandung, Ustadz Salman Al Afghani, yang bertemu langsung dengan Latifah saat melakukan kegiatan kemanusiaan di lokasi bencana.

“Qadarrullah saya dipertemukan dengan Latifah, siswa kelas 2 SD yang ditinggal ibu dan bapaknya meninggal dunia karena gempa bumi,” ujar Ustadz Salman dalam video yang diterima redaksi Infobandungnews, Kamis (24/11/2022).

Menurutnya, meski kehilangan kedua orang tua, Latifah tetap menunjukkan ketabahan yang luar biasa.

Tawaran Melanjutkan Pendidikan di Pondok Pesantren

Ustadz Salman menyampaikan keyakinannya bahwa Allah SWT akan menghadirkan banyak orang baik yang akan menyayangi dan mendampingi perjalanan hidup Latifah.

“Insyaallah Allah SWT akan memberikan pengganti orang-orang yang menyayangi Latifah, bahkan lebih dari bapak dan ibunya,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Ustadz Salman juga menawarkan kesempatan bagi Latifah untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren yang dikelolanya di Baleendah, Kabupaten Bandung, apabila mendapat persetujuan dari keluarga.

“Jika berkenan dan diizinkan, anak tersebut akan saya sekolahkan di pondok pesantren milik saya di Baleendah, Kabupaten Bandung,” katanya.

Sebelum meninggalkan lokasi, ia juga menitipkan pesan kepada warga yang mendampingi Latifah agar segera menghubunginya apabila sewaktu-waktu diperlukan bantuan.

Tetap Tegar di Tengah Musibah

Bagi Ustadz Salman, ketabahan Latifah menjadi gambaran kekuatan seorang anak dalam menghadapi ujian berat.

Ia berharap Latifah dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mampu meraih masa depan yang lebih baik meski harus melewati kehilangan yang begitu besar.

Saat itu, Latifah diketahui berada bersama para penyintas lainnya di Posko Darurat Bencana Kampung Garogol Kulon, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

 

Berita Terkait

Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur
Tembus Pelosok Desa! Pemprov Jabar Kerahkan Mobil Pengecor Jalan, Beton Bisa Diproduksi Langsung di Lokasi
Bursa Kerja Online Jabar Hadir di Subang, 2.300 Lowongan Menanti Pencari Kerja
Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian
Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan
Petani Milenial Sumedang Buktikan Pertanian Bisa Jadi Ladang Usaha Produktif
Tiga Gunung Garut Masuk Jajaran 10 Puncak Tertinggi di Jawa Barat
Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Percepat BRT untuk Atasi Kemacetan Cekungan Bandung

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Jabar Sepakati Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI untuk Biayai Infrastruktur

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Tembus Pelosok Desa! Pemprov Jabar Kerahkan Mobil Pengecor Jalan, Beton Bisa Diproduksi Langsung di Lokasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Bursa Kerja Online Jabar Hadir di Subang, 2.300 Lowongan Menanti Pencari Kerja

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Data Center AI Jatiluhur Disorot DPRD Jabar, Kebutuhan Air Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Proyek Data Center AI Jatiluhur Dihentikan Sementara, Izin dan Kebutuhan Air Jadi Sorotan

Berita Terbaru