Infobandungnews – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Faisal Radi, memberikan tanggapan atas insiden runtuhnya sebagian bangunan di Pasar Sehat Soreang yang terjadi pada Senin (16/3/2026). Peristiwa tersebut dilaporkan menyebabkan adanya korban meninggal dunia serta sejumlah korban luka.
Faisal menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, penanganan insiden ini harus dilakukan secara cepat dan serius, baik dalam penanganan para korban maupun dalam proses penyelidikan penyebab runtuhnya bangunan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya investigasi teknis yang komprehensif guna mengungkap faktor utama penyebab kejadian, terlebih karena usia bangunan pasar tersebut masih tergolong baru.
Selain itu, Faisal menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan pembangunan pasar, mulai dari perencanaan awal, kualitas konstruksi, hingga pengawasan pelaksanaan proyek.
Ia menambahkan bahwa aspek administratif juga harus ditelusuri, termasuk kelengkapan dokumen teknis seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Lebih lanjut, Komisi B DPRD Kabupaten Bandung akan memanggil dinas terkait untuk meminta klarifikasi dan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut. Langkah ini dinilai penting agar penyebab kejadian dapat terungkap secara transparan.
Faisal berharap hasil investigasi nantinya dapat memberikan gambaran objektif sehingga menjadi bahan evaluasi menyeluruh, sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di pasar-pasar lain di wilayah Kabupaten Bandung.









