Jelang Pilpres 2024, Kapolri Pesan agar Perbedaan Pilihan Tak Rusak Persatuan

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Infonadungnews – Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyinggung soal tugas berat Korps Bhayangkara yang ada di pundak masing-masing anggota saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dia mengingatkan, perbedaan pendapat tak boleh membuat dan merusak cita-cita bersama. Hal itu diungkapkan Kapolri saat memberikan sambutan, pada acara Perayaan Natal Mabes Polri Tahun 2023 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, hari ini. “Karena kenapa? Kita menginginkan siapapun pemimpin yang saat ini kemudian naik menjadi pasangan calon tentu lah para pemimpin-pemimpin terbaik,” katanya, Kamis, 11 Januari 2024.

Kapolri menilai wajar adanya perbedaan dalam memilih calon pemimpin nasional itu. Tapi, dia juga berpesan agar perbedaan tak merusak persatuan dan kesatuan. “Kenapa? Kita memiliki tugas selanjutnya untuk menjaga raihan prestasi yang ada,” katanya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Menurut Sigit, Indonesia sudah mengantongi prestasi yang dibuat pimpinan saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, prestasi tersebut harus dilanjutkan dan ditingkatkan. Syarat utamanya, kata dia, meningkatkan prestasi di Tanah Air dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Ini tentunya selalu saya ingatkan kepada rekan-rekan semua bahwa tugas Polri sangat berat, namun demikian kita yakini dengan modal yang ada ditambah semangat kita untuk menjaga keberagaman, salah satunya dengan perayaan natal kali ini bagaimana kita terus menjaga toleransi dan ini merupakan bagian dari menjaga keberagaman,” katanya. (YG-IBN001)***

Sumber Viva.co.Id

 

Berita Terkait

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%
BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat
Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman
Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih
Demokrat Bantah Keras Isu “Dua Kolonel Usulan AHY” di Kasus Korupsi MBG, Sebut Fitnah Tak Berdasar
Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Bus Pariwisata Jabar Mulai Kurangi Operasional Armada
BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Optimalkan Kantin Sekolah-Dapur Umum

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:29 WIB

Mulai 1 Juli, Driver Gojek dan Grab Terima 92% Pendapatan, Potongan Aplikasi Turun Jadi 8%

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:38 WIB

BGN Hentikan Insentif Dapur MBG Saat Libur Sekolah, Anggaran Rp3,4 Triliun Dihemat

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:13 WIB

Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul dan Adaptif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:06 WIB

BGN Kaji Ulang Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Dapur MBG, Anggaran Bahan Baku Tetap Aman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Dapur MBG Membengkak, Pemerintah Evaluasi dan Kaji Penutupan SPPG Berlebih

Berita Terbaru