Gubernur Jabar Ridwan Kamil Apresiasi Inovasi Pangdam III/Siliwangi

- Jurnalis

Kamis, 5 Januari 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam III/SLW Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau mesin pencacah sampah inovasi Kodam III Siliwangi. Dalam acara lounching inovasi mesin pengolah sampah. Lembang KBB, Kamis 5 Januari 2023.

Pangdam III/SLW Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau mesin pencacah sampah inovasi Kodam III Siliwangi. Dalam acara lounching inovasi mesin pengolah sampah. Lembang KBB, Kamis 5 Januari 2023.

InfobandungnewsKab. Bandung Barat, Persoalan bersama bagi kota-kota besar seperti halnya di Jawa Barat adalah masalah sampah yang terus ada setiap hari. Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), produksi sampah di kota Bandung mencapai 1.600 ton per hari dengan 82 persen diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). Untuk Kabupaten Bandung 1.286 ton per hari dengan 300 ton yang bisa diangkut ke TPA.

Menyikapi kondisi tersebut, Kodam III/Siliwangi atas inisiator Pangdam Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, menggelar Launching Mesin Pengolah Sampah bertempat di Jl. Raya Lembang No. 4 Kabupaten Bandung Barat, Kamis (05/01/2023).

Mesin Pengolah Sampah yang dilaunching merupakan inovasi Pangdam III/Siliwangi menjadi bukti komitmen dan upaya Kodam III/Siliwangi untuk turut andil berjuang mengatasi dan memecahkan persoalan pengelolaan sampah yang ada di wilayah Jawa Barat, yang selama ini terus menjadi persoalan besar yang dihadapi Pemda dan masyarakat di Jawa Barat.

Pada acara tersebut, selain dilakukan launching Mesin Pengolah Sampah, juga diperkenalkan beberapa hasil inovasi karya orang nomor satu di Kodam III/Siliwangi, yaitu mesin pencacah sampah, mesin pencetak briket, mesin pencuci plastik, mesin Hybrid Burner, Kompor Bara Api (Kobara) dan mesin pembuat garam serta Biomass Burner.

Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, menegaskan bahwa dirinya akan selalu berusaha mengetahui permasalahan yang terjadi di Jawa Barat. Pangdam selalu mengedepankan pendekatan solutif dan menunjukkan apa yang bisa dilakukan dengan tidak banyak meminta.

“Saya sudah memasuki 1 tahun tugas di Bandung, rasanya malu kalau tidak ada yang bisa saya sumbangkan sebagai alternatif solusi dari persoalan yang terjadi di daearah Jawa Barat,” ujarnya.

Pangdam menjelaskan bahwa inovasi mesin pengolah sampah ini yang nantinya akan menguatkan potensi-potensi dari komponen cadangan dan komponen pendukung. Selanjutnya Satuan di jajaran Kodam III/Slw wajib untuk mewadahi kepentingan ini, menjadi sebuah potensi pemerintahan.

Yg-IBN 001 sumber Kodam III/slw.

 

 

Berita Terkait

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala
Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026
Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin
BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG
Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian
Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat
Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:18 WIB

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala

Kamis, 17 September 2026 - 07:41 WIB

Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin

Rabu, 16 September 2026 - 08:08 WIB

BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG

Selasa, 15 September 2026 - 20:46 WIB

Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru