Gempa M5,6 Guncang Cianjur, Sejumlah Bangunan Lapas Kelas IIB Rusak dan Petugas Siaga Penuh

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2022 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – CIANJUR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) mengakibatkan sejumlah bangunan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur mengalami kerusakan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat, Sudjonggo, mengungkapkan bahwa salah satu dampak paling signifikan adalah robohnya tembok brandgang di area Pos 3 hingga Pos 4, termasuk bangunan Pos 3.

“Tembok Brandgang Pos 3 sampai dengan Pos 4 roboh dan Pos 3 roboh,” ujar Sudjonggo dalam keterangan resminya, Senin (21/11), dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, dinding pada Blok Hunian A, B, C, dan D mengalami retak akibat guncangan. Kerusakan juga terjadi pada bagian atap, di mana sejumlah genteng di empat blok hunian tersebut berjatuhan.

Tidak hanya area hunian warga binaan, bangunan perkantoran Lapas Kelas IIB Cianjur juga terdampak. Beberapa bagian tembok dan atap dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.

Enam Warga Binaan Terluka, Pengamanan Diperketat

Akibat peristiwa tersebut, enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) mengalami luka ringan. Sementara itu, seorang petugas lapas mengalami cedera pada pembuluh vena dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Atas arahan Kadiv Pas (Pemasyarakatan) segera dirujuk ke RS Sukabumi,” kata Sudjonggo.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh petugas dikerahkan untuk mengamankan area lapas, baik di lingkungan perkantoran maupun blok hunian.

Seluruh warga binaan kemudian dipindahkan ke lapangan terbuka dan bermalam di lokasi tersebut dengan pengawasan ketat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Menempatkan petugas pada area dalam lapangan dan tembok luar,” ujar Sudjonggo.

Berita Terkait

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU
Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi
Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri
Pemprov Jabar Tak Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya, Dedi Mulyadi Utamakan Pemerataan Pembangunan
Kapolda Jabar Dukung Sayembara Tangkap Begal, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Saeful Bachri: Pengawasan Pemerintahan Harus Berdampak Nyata, Data Akurat Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WIB

Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru