Dede Yusuf Pemangkasan Dana Desa, Khawatir Pelayanan Publik di Daerah Terganggu

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. Berbincang bersama Enjang Gandi, Kepala Desa Wangisagara Majalaya Kabupaten Bandung saat mengunjungi BUMDes Wangisagara.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. Berbincang bersama Enjang Gandi, Kepala Desa Wangisagara Majalaya Kabupaten Bandung saat mengunjungi BUMDes Wangisagara.

Infobandungnews – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan pengurangan alokasi dana desa yang dianggap mengalami penurunan secara signifikan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan kondisi di lapangan, di mana tanggung jawab dan beban pelayanan publik di tingkat pemerintahan desa justru terus meningkat.

“Pemotongan Desa dari 1,3 miliar hingga hanya tinggal 370 juta. Hampir semua Kepala Desa mengatakan kami tidak bisa berbuat apa-apa dengan 370 juta ini,” ujar Dede Yusuf dalam Rapat Panja Kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) RAPBN TA 2027 Banggar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/06/2026).

Ia menuturkan, pengurangan anggaran tersebut menimbulkan pertanyaan terkait arah kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung operasional pemerintahan desa. Padahal, desa memiliki tanggung jawab besar untuk menangani berbagai persoalan mendasar yang penting dan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Nah, apakah konsep Kementerian Keuangan ataupun Pemerintah saat ini adalah membiarkan Desa megap-megap? Tetapi tugasnya juga semakin banyak, apalagi yang disampaikan tadi permasalahan sampah dan lain-lain ini masih menjadi salah satu tugas yang penting,” ujarnya.

Baca Juga :  Hore! Mulai 1 Januari 2025, Beli Token Listrik Dapat Diskon 50%

Selain menjalankan fungsi pengawasan secara kelembagaan, sebagai Pimpinan Komisi II DPR RI dan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, ia juga kerap menerima aspirasi serta keluhan langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya saat melakukan kunjungan kerja. Salah satu persoalan yang sering disampaikan warga adalah belum optimalnya penanganan layanan publik dasar, seperti masalah sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah kabupaten dan kota.

“Hampir setiap hari kalau kami turun ke daerah, permasalahan yang pertama selalu disampaikan masyarakat adalah, memang betul, masalah pelayanan publik yaitu sampah. Pemerintah Kabupaten juga kesulitan, Pemerintah Provinsi juga kesulitan,” ungkap Dede Yusuf.

Lebih lanjut, hasil evaluasi dan keluhan dari berbagai asosiasi kepala daerah ini diharapkan menjadi alarm bagi pemerintah pusat untuk segera memetakan ulang formula TKD agar fungsi pelayanan paling dasar tidak lumpuh.

“Kebetulan di Komisi II ini urusannya asosiasi-asosiasi Gubernur, Kepala Daerah Kabupaten/Kota, dan juga Desa, sehingga boleh dikatakan kami perlu menyampaikan suara ini kepada Bapak dan Ibu semua,” pungkasnya.

sumber dpr.go.id

Berita Terkait

Komisi III DPR Aklamasi Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Pegawai SPPG Dlingo Diberhentikan Usai Olok-olok Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG
Lomba Pidato AHY Muda 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Sampaikan Gagasan dari Seluruh Nusantara
HUT ke-25 Demokrat, Dede Yusuf Hadirkan Program Bandung Melihat Gratis untuk Warga
Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Total Program MBG, Moratorium Sementara Dinilai Perlu
BPS Tegaskan Desil DTSEN Bukan Cara Mengurangi Penerima Bansos atau Menekan Angka Kemiskinan
Prabowo Minta Bank Himbara Jemput Bola Bukakan Rekening untuk Masyarakat
Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Puluhan Penerbangan Lion Group dari dan Menuju Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Komisi III DPR Aklamasi Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit

Selasa, 22 September 2026 - 22:33 WIB

Pegawai SPPG Dlingo Diberhentikan Usai Olok-olok Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG

Senin, 21 September 2026 - 09:23 WIB

Lomba Pidato AHY Muda 2026 Jadi Ruang Generasi Muda Sampaikan Gagasan dari Seluruh Nusantara

Minggu, 20 September 2026 - 18:12 WIB

HUT ke-25 Demokrat, Dede Yusuf Hadirkan Program Bandung Melihat Gratis untuk Warga

Selasa, 15 September 2026 - 07:32 WIB

Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Total Program MBG, Moratorium Sementara Dinilai Perlu

Berita Terbaru

Kabar TNI-Polri

Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:53 WIB