SPPG Citeureup Minta Maaf, Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putra Angga, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Putra Angga, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Infobandungnews –  Dayeuhkolot. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Putra Angga, menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang muncul terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan maaf ini disampaikan setelah beredarnya laporan di media sosial mengenai makanan yang diduga berbau dan tidak layak dikonsumsi, yang berasal dari dapur SPPG MBG di Jalan Pasigaran, RT 05 RW 09, Desa Citeureup.

“Saya memohon maaf kepada seluruh penerima manfaat atas kejadian ini yang telah menimbulkan keresahan dan perhatian publik,” ujar Putra Angga, Rabu (8/4/2026).

Ia mengakui bahwa insiden tersebut berdampak pada kenyamanan, termasuk mengganggu aktivitas belajar para siswa yang menjadi penerima program tersebut.

Baca Juga :  Ali Syakieb Pimpin Upacara Peringati HUT ke-79 Kemerdekaan RI Bersama Para Petani

“Kami menyadari peristiwa ini telah mengganggu kenyamanan, terutama dalam proses belajar mengajar. Kami bertanggung jawab penuh atas kejadian ini,” tegasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, SPPG bersama Yayasan Baitul Rizki Barokah akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembenahan sistem kebersihan serta pengelolaan dapur.

Upaya perbaikan saat ini tengah dilakukan guna memastikan kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga dan aman untuk dikonsumsi.

“Kami berkomitmen melakukan perbaikan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, ia kembali menyampaikan permohonan maaf serta mengucapkan terima kasih atas perhatian dan masukan dari masyarakat.***

Berita Terkait

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026
Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum
Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas
Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:38 WIB

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:08 WIB

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Berita Terbaru