Wamen ATR/BPN Dorong Layanan Pertanahan yang Cepat, Terjangkau, dan Prudent di Kabupaten Bandung

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – Soreang- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan perlunya sinergi, terobosan, serta pembenahan alur kerja guna mewujudkan layanan pertanahan yang terjangkau, cepat, dan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung, Sabtu (24/01/2026).

Menurutnya, harapan masyarakat adalah proses pengurusan berkas yang tidak memakan waktu lama dan tidak memberatkan biaya. Tantangan tersebut, kata Ossy, harus dijawab melalui sistem pelayanan yang efisien, cepat, serta menghasilkan output yang akuntabel. Pernyataan itu disampaikannya didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar.

Wamen Ossy mengapresiasi kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung yang dinilai mampu melayani permohonan dalam jumlah besar tanpa menimbulkan penumpukan berkas yang signifikan. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan yang solid serta kerja keras seluruh jajaran. Meski demikian, Ossy mengingatkan bahwa beban administrasi ke depan akan terus meningkat seiring bertambahnya permohonan layanan, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui pengelolaan berkas yang semakin tertata dan efisien.

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2026 jumlah permohonan dipastikan kembali bertambah. Kondisi ini menuntut adanya sistem manajemen administrasi yang lebih baik, mengingat volume pekerjaan tidak akan berkurang, melainkan terus meningkat. Karena itu, ia mendorong pencarian pola kerja paling efektif agar seluruh tugas dapat diselesaikan secara optimal.

Dalam arahannya, Wamen Ossy juga menyoroti tantangan dalam menghadirkan pelayanan yang cepat namun tetap memenuhi prinsip kehati-hatian. Menurutnya, hal tersebut hanya dapat diwujudkan melalui penyederhanaan proses bisnis yang disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini. Ia menekankan pentingnya transformasi layanan, mengingat sebagian mekanisme pertanahan masih berlandaskan regulasi lama. Pada titik inilah peran Kantor Pertanahan menjadi krusial karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Bandung Siapkan Rp40 Miliar Bonus Produksi Panas Bumi, 56 Desa Jadi Penerima Manfaat

Ia menegaskan bahwa jajaran Kantor Pertanahan memiliki posisi strategis dalam mengidentifikasi persoalan riil di lapangan. Oleh karena itu, masukan dari Kantah sangat dibutuhkan sebagai bahan perbaikan kebijakan di tingkat pusat. Arahan tersebut disampaikan kepada para Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat bersama jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut, Ossy menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung berpotensi menjadi model atau laboratorium pelayanan pertanahan secara nasional. Hal ini didasarkan pada kemampuannya dalam mengelola volume layanan yang tinggi dengan hasil yang relatif baik. Ia menilai keberhasilan tersebut perlu dikaji lebih dalam, termasuk dari sisi kesiapan dan pemahaman masyarakat dalam memenuhi persyaratan layanan sejak awal.

Menutup arahannya, Wamen Ossy mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat komunikasi yang konstruktif antara pimpinan dan pegawai, serta menjaga semangat kebersamaan demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN. Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk membawa institusi ke arah yang lebih baik dan membangun citra positif di tengah masyarakat.

Usai memberikan arahan, Wamen Ossy juga meninjau sejumlah sarana dan prasarana di Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung yang menunjang pelayanan pertanahan. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyerahkan sertipikat kepada masyarakat yang hadir untuk menerima hasil layanan pertanahan.***

Berita Terkait

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis
ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat
Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat
Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi
Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi
Dede Yusuf: Revisi UU Pemilu Harus Serap Aspirasi Publik dan Perkuat Kepastian Hukum
Pemerintah Siapkan Program Ponsel Gratis dan Rekening Digital, Saldo Awal Rp50 Ribu
Mentrans Iftitah Dukung BP Batam Perluas Investasi dan Lapangan Kerja di Rempang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:58 WIB

ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi

Berita Terbaru

Bandung Raya

BUPATI SUMEDANG LANTIK 15 CAMAT, TUJUH DI ANTARANYA PEJABAT BARU

Senin, 2 Nov 2026 - 15:51 WIB