Jaga Identitas Daerah, DPRD Jabar Tetapkan Raperda Pemajuan Kebudayaan

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews.com – DPRD Jawa Barat resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif yang berfokus pada pemajuan kebudayaan sebagai langkah strategis untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya di daerah tersebut. Menurut DPRD Jabar, keberadaan regulasi ini sangat penting di tengah cepatnya arus globalisasi dan perkembangan modern yang berpotensi mengikis nilai-nilai tradisi lokal.

Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri, menyampaikan bahwa dengan hadirnya aturan tersebut, peninggalan budaya yang diwariskan leluhur dapat terus dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa regulasi ini tidak hanya melindungi aspek budaya yang bersifat bendawi, tetapi juga memberikan perlindungan kepada para pelaku seni dan budaya.

“Kemarin kami mengajukan inisiatif dewan untuk menyusun Raperda tentang pemajuan kebudayaan di Jawa Barat. Kami membentuk pansus (panitia khusus) untuk menampung berbagai masukan dari para pelaku seni dan budaya,” ujar Saeful Bachri.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam kegiatan “Dewan Menyapa Berbasis Budaya” yang digelar di Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Minggu (23/11/2025).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Demokrat H. Saeful Bachri S.H., M.A.P

Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Saeful Bachri dalam menjaga kelestarian budaya Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa dalam Raperda tersebut telah dimuat ketentuan mengenai pelestarian dan perlindungan budaya, mulai dari kesenian, situs sejarah, hingga bahasa dan aksara Sunda. Ia berharap generasi muda dapat mengenal dan menjaga identitas budaya daerah agar tidak hilang ditelan zaman.

Baca Juga :  Meriahkan Hut Demokrat Ke-22 Saeful Bachri Ngagogo Lauk Bareng Warga

Saeful Bachri menekankan bahwa perlindungan budaya menjadi semakin penting di tengah derasnya pengaruh global. Dengan diberlakukannya perda tersebut, pemerintah dinilai hadir untuk memberikan kepastian dan dukungan dalam mempertahankan kekayaan budaya leluhur.

Menanamkan Kecintaan Budaya Sejak Dini

Dalam kegiatan “Dewan Menyapa Berbasis Budaya” tersebut, sejumlah sanggar seni menampilkan berbagai pertunjukan tradisional, mulai dari tari jaipong, wayang golek, hingga pencak silat. Para penampilnya pun berasal dari kalangan anak-anak dan remaja.

Penampilan tari jaipongan yang digelar di acara Dewan menyapa warga berbasis budaya. Baleendah, Minggu (23/11/2025)

Nurhayati (35), warga Bojong Malaka, mengaku terkesan dengan kemampuan anak-anak dalam mempertahankan seni tradisional tersebut. Ia menyebutkan bahwa pertunjukan seperti ini kini jarang terlihat di masyarakat kecuali pada acara-acara tertentu.

Penampilan Pencak Silat dari Paguron Pager Kancana di acara Dewan Menyapa warga berbasis budaya. Baleendah, Minggu (23/112025)

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Selain menjaga tradisi, juga dapat memotivasi anak-anak lain sebagai generasi penerus agar lebih mencintai budaya daerahnya,” ujarnya.

Kegiatan Dewan Menyapa Berbasis Budaya tersebut memberikan manfaat ganda, selain para pengunjung dapat menikmati seni dan tradisi, mereka juga bisa mengunjungi stand Gerakan Pangan Murah dari Dinas pangan dan peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat serta Dispakan Kabupaten Bandung, sementara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan acara tersebut sebagai ajang strategis untuk berjualan dan memperluas pasar. Sinergi antara pagelaran budaya dan UMKM ini mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.***

Berita Terkait

Lomba Rakyat Jadi Ajang Kebersamaan Kader dan Masyarakat
HUT ke-81 Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Penguatan Pelayanan Publik dan Sinergi OPD
Fraksi Demokrat DPRD Jabar Soroti Rencana PT Sangga Buana dan Penyertaan Modal Rp500 Miliar
Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan BUMD, Anggaran Akan Dialihkan untuk Pembangunan
HUT ke-81 RI di Jawa Barat Hadir dengan Konsep Berbeda, Dedi Mulyadi Soroti Pemerataan dan Pelayanan Publik
Gubernur Jabar Tempatkan Petani hingga Ojol di Area VIP Upacara HUT Kemerdekaan
Hindari Putus Kuliah, KDM Usul Kenaikan Batas Gaji Orangtua bagi Mahasiswa Penerima KIP
Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai 112,12 Juta pada Semester Pertama 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Lomba Rakyat Jadi Ajang Kebersamaan Kader dan Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Fraksi Demokrat DPRD Jabar Soroti Rencana PT Sangga Buana dan Penyertaan Modal Rp500 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Jabar Siapkan Perampingan Birokrasi dan BUMD, Anggaran Akan Dialihkan untuk Pembangunan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:03 WIB

HUT ke-81 RI di Jawa Barat Hadir dengan Konsep Berbeda, Dedi Mulyadi Soroti Pemerataan dan Pelayanan Publik

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Gubernur Jabar Tempatkan Petani hingga Ojol di Area VIP Upacara HUT Kemerdekaan

Berita Terbaru

Kegiatan Lomba Rakyat yang digelar di DPC Demokart Kabupaten Bandung, yang diikuti Kader dan Masyarakat. Minggu (23/08/2026)

Jawa Barat

Lomba Rakyat Jadi Ajang Kebersamaan Kader dan Masyarakat

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:21 WIB