Anggota DPRD Jawa Barat, Saeful Bachri Dorong Pengembangan Kakao di Kabupaten Bandung

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Saeful Bachri, SH., M. A. P anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat

H. Saeful Bachri, SH., M. A. P anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat

Infobandungnews.com Anggota DPRD Jawa Barat, H. Saeful Bachri mendorong pengembangan kakao di wilayah Kabupaten Bandung.

Ia menyebut, Kabupaten Bandung dikenal sebagai daerah dengan potensi sumber daya alam yang luar biasa.

Sumber daya alam tersebut, salah satunya adalah Kakao atau tanaman tropis yang bijinya digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan cokelat.

Tanaman ini, kata ia, berasal dari daerah hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan, namun kini telah dibudidayakan di berbagai wilayah tropis di dunia termasuk di Indonesia.

“Ini merupakan peluang besar dalam pengembangan kakao sebagai komoditas unggulan khususnya di Kabupaten Bandung,” ujar Saeful dalam keterangannya di Baleendah, Selasa, 31 Desember 2024.

Ia menuturkan, bahwa Kabupaten Bandung sebelumnya telah dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas tinggi.

Namun, pihaknya juga melihat potensi besar lain yang belum banyak digarap, yaitu tanaman kakao atau cokelat.

“Kakao ini memiliki dua fungsi utama, yakni konservasi lingkungan dan potensi ekonomi,” imbuhnya.

“Di dataran 400-700 mdpl, tanaman ini bisa tumbuh subur dan menjadi alternatif selain kopi,” tambahnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Saeful Bachri saat berbincang bersama petani Kakao di Arjasari Kabupaten Bandung

Saeful juga menyoroti kebutuhan dunia terhadap kakao yang sangat besar, terutama dalam industri makanan dan minuman.

Ironisnya, meskipun Kabupaten Bandung memiliki pabrik pengolahan kakao terbesar di Asia Pasifik yang terletak di Dayeuhkolot, bahan bakunya justru didatangkan dari luar Jawa Barat, seperti Sulawesi dan Lampung.

Baca Juga :  Gerbang Tol Tegalluar Disepakati, Akses Baru Getaci Siap Dongkrak Ekonomi Bandung Selatan

“Ini menjadi tantangan bagi kita. Potensinya besar, tapi belum menjadi komoditas unggulan yang digarap serius,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi II yang membidangi pertanian, Saeful menyatakan komitmennya untuk mendorong budidaya kakao di Kabupaten Bandung dan daerah lain di Jawa Barat.

Menurutnya, ada tiga kendala utama dalam pengembangan kakao, yakni kurangnya sosialisasi tentang manfaat kakao, rendahnya jumlah petani kakao, serta minimnya eksposur terhadap keberhasilan budidaya kakao.

“Pasar kakao ini sangat terbuka lebar, tetapi suplai masih sangat sedikit. Ini peluang besar bagi petani Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian lebih, termasuk menyediakan pelatihan dan dukungan kepada petani kakao,” ucapnya.

Petani Kakao Kabupaten Bandung

Saeful juga mengapresiasi upaya komunitas pecinta kakao yang terus memperjuangkan pengembangan kakao sebagai pilihan utama selain kopi.

Ia juga berkomitmen untuk berkolaborasi dengan komunitas tersebut dalam memperluas cakupan budidaya kakao di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku optimis bahwa dengan dukungan semua pihak, kakao dapat menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, tetapi juga mendukung konservasi lingkungan di Kabupaten Bandung.***

Berita Terkait

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi
Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU
Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi
Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri
Pemprov Jabar Tak Jadi Investor Tunggal BRT Bandung Raya, Dedi Mulyadi Utamakan Pemerataan Pembangunan
Kapolda Jabar Dukung Sayembara Tangkap Begal, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Saeful Bachri: Pengawasan Pemerintahan Harus Berdampak Nyata, Data Akurat Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:49 WIB

Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Pabrik Kapur di Cipatat, 500 Buruh Disiapkan Bekerja di Dinas PU

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:46 WIB

Sopir Angkot di Subang Menjerit, Penumpang Terus Menyusut, Pemprov Jabar Siapkan Reformasi Transportasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:44 WIB

Yusril Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Berpotensi Memicu Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru