Rumah Pompa Bakal Atasi Banjir Tahunan Leuwipanjang

- Jurnalis

Sabtu, 13 Mei 2023 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna meninjau sejumlah lokasi di Kota Bandung. Jika sudah ada rupom di Leuwipanjang, maka sungai akan mengalir normal. Untuk mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah rumah pompa (rupom), salah satunya di Jalan Leuwipanjang. Selain itu, pengerukan secara rutin pada sedimentasi aliran sungai pun akan dilakukan. Jumat 12 Mei 2023

Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna meninjau sejumlah lokasi di Kota Bandung. Jika sudah ada rupom di Leuwipanjang, maka sungai akan mengalir normal. Untuk mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah rumah pompa (rupom), salah satunya di Jalan Leuwipanjang. Selain itu, pengerukan secara rutin pada sedimentasi aliran sungai pun akan dilakukan. Jumat 12 Mei 2023

Infobandungnews – Untuk mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah rumah pompa (rupom), salah satunya di Jalan Leuwipanjang. Selain itu, pengerukan secara rutin pada sedimentasi aliran sungai pun akan dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna meninjau sejumlah lokasi di Kota Bandung, Jumat 12 Mei 2023. Ema menuturkan, jika sudah ada rupom di Leuwipanjang, maka sungai akan mengalir normal.

“Banjir di Leuwipanjang itu persoalannya juga karena sedimentasi. Normalnya air itu harus ke arah selatan, tapi ada perilaku-perilaku oknum yang menutup sungai, sehingga tidak bisa mengalir normal,” ungkap Ema.

“Kondisi seperti ini solusi cepatnya adalah memasang sumur pompa. Tapi sekarang ini sedang dilelang dulu. Setelah ada sumur pompa nanti air itu didorong ke Citepus,” lanjutnya.

Pola-pola seperti ini, menurutnya bisa digeneralisasi di lokasi lain yang rutin banjir seperti di Cibadak.

Lain halnya dengan banjir di kawasan Jalan Citarip, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler. Dari hasil pemantauan, persoalan banjir di sana diakibatkan karena sedimentasi dan masalah perilaku warga yang masih buang sampah ke sungai.

“Solusinya Gober harus kerja keras satu minggu dua kali. Tapi satu sisi nanti akan dioptimalkan rumah pompanya supaya aliran air itu nanti bisa benar-benar normal,” ucapnya.

Ema Sumarna: penanganan banjir perlu diprioritaskan karena berkorelasi dengan perbaikan ruas jalan. Sebab, di tahun ini ada beberapa ruas jalan akan dilakukan overlay sesuai dengan anggaran.

Ia juga akan mereduksi oknum yang menutup tali-tali air demi keuntungan pribadi. Ia mengarahkan agar aparat kewilayahan bisa menindak para pelaku tersebut.

“Ada catatan, ternyata di sini ada orang yang memanfaatkan banjir. Mereka menutup tali-tali air untuk mengais rezeki dengan membantu pengemudi kendaraan yang mogok. Itu tidak tepat, harus direduksi,” tegasnya.

Menurut Ema, penanganan banjir perlu diprioritaskan karena berkorelasi dengan perbaikan ruas jalan. Sebab, di tahun ini ada beberapa ruas jalan akan dilakukan overlay sesuai dengan anggaran.

“Ini yang akan kita prioritaskan. Sedangkan yang belum teranggarkan, menjadi catatan-catatan kita dengan harapan semua jalan-jalan di Kota Bandung itu nyaman, bisa teraspal dengan baik,” ujarnya.

“Kita tetap menekan supaya persoalan banjir tidak menghancurkan jalan yang sudah diperbaiki sekarang,” imbuh Ema. (Yg-IBN 001)**

Sumber Diskominfo Kota Bandung

Berita Terkait

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala
Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026
Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin
BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG
Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian
Pemkab Bandung Terima 260 Becak Listrik Bantuan Pemerintah Pusat
Satlat Baleendah Pager Kancana Indonesia Raih Juara Umum Pro Elite Championship 2026, Borong 41 Medali
Garut Plaza Kembali Diaktifkan, Jadi Ruang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:18 WIB

Peserta Rakerda Dekranasda Jabar Borong Produk UMKM di Galeri Patrakomala

Kamis, 17 September 2026 - 08:13 WIB

Super Air Jet Buka Lagi Rute Langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali September 2026

Kamis, 17 September 2026 - 07:41 WIB

Pemkot Cimahi Lantik 18 Pejabat, Rully Sulfanorida Pimpin Disdagkoperin

Rabu, 16 September 2026 - 08:08 WIB

BGN Suspend SPPG Padalarang Selama 20 Hari Usai Laporan Dugaan Keracunan MBG

Selasa, 15 September 2026 - 20:46 WIB

Farhan Soroti Sampah SPPG Capai 50 Ton per Hari, Tiga Dapur Jadi Perhatian

Berita Terbaru