Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USUNG KERANDA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menggotong keranda jenazah Kanaya vokalis grup musik Emka 9 menuju tempat pemakaman keluarga, tepatnya di Kampung Kampung Mekarsari, RT 01/05, Desa Sukajadi, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026).

USUNG KERANDA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menggotong keranda jenazah Kanaya vokalis grup musik Emka 9 menuju tempat pemakaman keluarga, tepatnya di Kampung Kampung Mekarsari, RT 01/05, Desa Sukajadi, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026).

Infobandungnews — Tempat ibadah yang digunakan untuk prosesi pemulasaraan dan salat jenazah Kanaya Whu di Kampung Mekarsari, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, direncanakan akan direnovasi sekaligus berganti nama.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, setelah menghadiri pemakaman Kanaya Whu di kampung halamannya pada Minggu, 13 September 2026.

Bangunan yang selama ini menjadi tempat ibadah warga itu nantinya akan diberi nama Tajug Kanaya. Penamaan tersebut menjadi bentuk penghormatan untuk mengenang almarhumah, yang dikenal sebagai vokalis grup musik Emka 9 sekaligus bagian dari tim pendamping musikal Gubernur Jawa Barat.

Pemugaran bangunan direncanakan mulai dilaksanakan setelah peringatan 40 hari wafatnya Kanaya Whu.

“Saking kacinta, nanti saatos 40 dinten masjid tempat netepan manawi di widian ka tokoh bade di bangun masjid namina Tajug Kanaya,” ucap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada TribunPriangan.com.

Akan Menjadi Amal Jariah

Kepala Desa Sukajadi, Muhammad Syahid, turut membenarkan adanya rencana renovasi dan pergantian nama surau yang berada tidak jauh dari kediaman almarhumah tersebut.

“Betul namanya Tajug Kanaya untuk mengenang ibu Kanaya yang juga warga Desa Sukajadi,” ucap Syahid.

Menurut Syahid, gagasan pembangunan kembali tempat ibadah itu disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi ketika berkunjung untuk melayat sekaligus menghadiri pemakaman Kanaya.

“Kebaikan Bu Kanaya meski sudah meninggal dunia, Gubernur Jabar akan memberikan dan membangun masjid bagian dari rasa bela sungkawa maupun rasa terima kasih alias tanda kanyaah dari gubernur,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan Tajug Kanaya kelak dapat menjadi tempat ibadah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi amal jariah bagi almarhumah dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunannya.

Baca Juga :  KDM Minta Walikota Dan Bupati se-Jabar Hapus Total Tunggakan PBB Warga

“Semoga masjid yang dibangun menjadi amal jariah ibu Kanaya dan semua pihak serta berkorban tenaga dan pikiran, sehingga proses pemakaman ibu Kanaya berjalan lancar,” ucapnya.

Dedi Mulyadi Serahkan Tabungan Rp400 Juta

Selain menyampaikan rencana pemugaran tempat ibadah, Dedi Mulyadi juga menyerahkan tabungan senilai Rp400 juta milik Kanaya Whu kepada pihak keluarga di Tasikmalaya pada Minggu siang.

Dana tersebut merupakan hasil penghasilan almarhumah selama menjalankan tugas sebagai bagian dari tim musik pengiring Dedi Mulyadi sejak 2019.

Kanaya Whu, yang memiliki nama asli Wulan Isti Maharani, meninggal dunia pada usia 36 tahun. Semasa hidupnya, ia dikenal setia mendampingi perjalanan karier Dedi Mulyadi, mulai dari saat menjabat Bupati Purwakarta, menjadi Anggota DPR RI, hingga dipercaya sebagai Gubernur Jawa Barat.

Penyerahan dana dilakukan KDM seusai menghadiri pemakaman Kanaya di Kampung Mekarsari RT 01/05, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Lokasi pemakaman berada di lahan keluarga, sekitar 500 meter dari rumah almarhumah.

“Saya mau menyampaikan rezeki Kanaya yang selama ini di simpan di Gubernur Jabar Rp400 juta mudah mudahan tiasa manfaat buat ibunya serta sodaranya (bisa manfaat bagi ibu serta saudaranya),” ungkap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Kanaya bukan sekadar rekan kerja, melainkan sosok yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya untuk Jawa Barat. Ia mengenang kebersamaan mereka yang berlangsung sejak dirinya memimpin Purwakarta hingga menjalankan tugas sebagai gubernur.

“Beliau, tim jiwa spirit kami dari saya waktu jadi bupati purwakarta, anggota dpr ri. gubernur jabar anjeuna nyarengan (beliau terus bersama),” kata Dedi sambil terisak air mata di hadapan makam Kanaya.

Berita Terkait

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah
AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah untuk Ikuti MTQ Nasional XXXI 2026
Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
SADA JABAR Jadi Basis Data Terpadu Jabar, Pemerintah Dorong Pelayanan Lebih Tepat Sasaran
Pemprov Minta Pemkab dan Pemkot Segera Tindaklanjuti Keluhan Data DTSEN
Lapangan Gasibu Ditutup Sementara Mulai 1 September 2026, Revitalisasi Ditargetkan Rampung Awal 2027
DPRD Jabar Ajak Petani Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Jangan Sampai Harga di Kios Melebihi HET

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:03 WIB

Dari Rampak Kendang Hingga Gotong Royong, Saeful Bachri Sapa Warga di RW 12 Baleendah

Senin, 14 September 2026 - 13:50 WIB

Masjid Tempat Pemulasaraan Kanaya Whu Bakal Dipugar dan Berganti Nama Menjadi Tajug Kanaya

Minggu, 13 September 2026 - 09:04 WIB

AHY MACAN CUP 2026 Digelar, Dede Yusuf Dorong Lahirnya Atlet Voli Putri Berprestasi

Kamis, 10 September 2026 - 10:42 WIB

Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM

Sabtu, 5 September 2026 - 17:31 WIB

SADA JABAR Jadi Basis Data Terpadu Jabar, Pemerintah Dorong Pelayanan Lebih Tepat Sasaran

Berita Terbaru