Infobandungnews – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bandung menggelar doa bersama dan syukuran untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat sekaligus merayakan milad Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang ke-77.
Kegiatan berlangsung secara sederhana dan penuh kekhidmatan di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Jalan Puradinata, Kecamatan Baleendah, Rabu (9/9/2026).
Acara tersebut dipimpin Ketua BPOKK DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Agus Juhana. Sejumlah pengurus turut hadir, di antaranya Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Hj. Lilis Maryati serta jajaran pengurus PAC Partai Demokrat dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang diikuti pengurus, kader, dan simpatisan. Doa dipanjatkan untuk kemajuan bangsa Indonesia serta kesehatan, keselamatan, dan keberkahan bagi SBY.
Suasana kebersamaan semakin terasa dalam prosesi pemotongan tumpeng. Tradisi tersebut menjadi simbol ungkapan rasa syukur atas perjalanan 25 tahun Partai Demokrat dalam menjalankan pengabdian dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Peringatan HUT Partai Demokrat tahun ini juga tidak hanya diisi kegiatan internal. DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung turut menghadirkan kegiatan sosial berupa layanan cukur rambut gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bandung.
Antusiasme warga terlihat saat mereka memanfaatkan layanan tersebut di sejumlah barbershop yang telah ditunjuk oleh panitia.

Ketua BPOKK DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Agus Juhana, mengatakan momentum 25 tahun perjalanan Partai Demokrat perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, doa bersama dan pemotongan tumpeng menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan partai. Sementara kegiatan sosial seperti cukur rambut gratis diharapkan mampu menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat, khususnya warga Baleendah dan sekitarnya.

“Momentum seperempat abad berdirinya partai harus dimaknai dengan aksi nyata yang menyentuh masyarakat bawah,” ujar Agus.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebersamaan antara kader Partai Demokrat dengan masyarakat.***









