Gubernur Jabar Tempatkan Petani hingga Ojol di Area VIP Upacara HUT Kemerdekaan

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan penghormatan khusus kepada masyarakat dari berbagai profesi dengan menempatkan petani, nelayan, pengemudi ojek online (ojol), petugas kebersihan, hingga pekerja bangunan di area VIP saat upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pesanggrahan Pancarasa, Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Para pekerja tersebut menempati saung semi permanen yang telah disediakan sebagai bagian dari lokasi pelaksanaan upacara. Sementara itu, jajaran pejabat pemerintahan serta tamu undangan dari unsur TNI-Polri berada di bagian depan.

Menurut Dedi, keputusan menempatkan masyarakat pekerja di area VIP merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam kehidupan dan pembangunan di Jawa Barat.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Kami juga menyampaikan permohonan maaf pada saat ini kita berada di luar arena tenda VIP. Karena tenda VIP hari ini diisi oleh para petani, nelayan, ojol, Grab, termasuk kuli bangunan,” kata Dedi dalam pidatonya.

Ia menjelaskan, para pekerja tersebut memiliki peran dalam mendukung berbagai pembangunan di Jawa Barat. Salah satu kontribusinya terlihat dalam pekerjaan renovasi halaman Gedung Sate.

Apresiasi serupa juga disampaikan Dedi kepada petugas kebersihan yang hadir dalam upacara. Ia menilai pekerjaan mereka sangat penting karena setiap hari menjaga kebersihan ruas jalan di berbagai wilayah Jawa Barat.

“Hari ini upacara juga diikuti oleh para tukang sapu yang setiap hari membersihkan seluruh areal jalan-jalan di Provinsi Jawa Barat, yang hampir kita rekrut lebih dari 3.000 orang,” ujar Dedi.

Baca Juga :  Pilkada Tasikmalaya Diulang, Cabup Terpilih Terbukti Telah Menjabat Selama 2 Periode

Soroti Persoalan Akses Listrik

Dalam kesempatan tersebut, Dedi turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat atas sejumlah persoalan pelayanan dasar yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses terhadap listrik. Saat ini, sekitar 80.000 warga Jawa Barat masih belum memperoleh jaringan listrik. Pemprov Jabar menargetkan persoalan tersebut dapat dituntaskan pada 2027.

Angka tersebut dinilai mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan kondisi ketika Dedi mulai menjabat pada 2025. Saat itu, jumlah warga yang belum memperoleh akses listrik masih berada di atas 500.000 orang.

“Ironi itu harus kita selesaikan secara bersama, dengan upaya melakukan penataan dalam sistem keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk terarah pada aspek yang menjadi kebutuhan dasar warga,” tuturnya.

Dorong Pelayanan Kesehatan Tanpa Beban Utang

Selain persoalan kelistrikan, Dedi juga menaruh perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan warga tidak mengalami kesulitan finansial setelah memperoleh perawatan di rumah sakit.

“Tidak boleh lagi ada rakyat Jawa Barat yang masuk ke rumah sakit, pulangnya berhutang karena ketidakmampuan keuangan,” katanya.

Dedi menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sinergi antara Pemprov, DPRD Jawa Barat, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait dinilai diperlukan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara bersama.

“Tujuan kita adalah satu, mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Berita Terkait

Hindari Putus Kuliah, KDM Usul Kenaikan Batas Gaji Orangtua bagi Mahasiswa Penerima KIP
Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai 112,12 Juta pada Semester Pertama 2026
Semarak HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Mobile Legends Competition dalam Rangkaian Lomba Rakyat
Pemprov Jabar Evaluasi Dana Hibah Rp662 Miliar untuk Instansi Vertikal, Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal
Bapenda Jabar Luncurkan KiosK Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah Berbasis Data Kependudukan
Biro Adpim Setda Jabar Borong Dua Penghargaan Anugerah Wiradigdaya 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Arsip Modern
Produktivitas Padi Organik Cianjur Meningkat, Kolaborasi Pemprov Jabar dan BI Perkuat Ketahanan Pangan
Wamen ESDM: Jawa Barat Bakal Miliki Sejumlah PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Gubernur Jabar Tempatkan Petani hingga Ojol di Area VIP Upacara HUT Kemerdekaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:13 WIB

Perjalanan Wisatawan Nusantara ke Jawa Barat Capai 112,12 Juta pada Semester Pertama 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Semarak HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Mobile Legends Competition dalam Rangkaian Lomba Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Pemprov Jabar Evaluasi Dana Hibah Rp662 Miliar untuk Instansi Vertikal, Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bapenda Jabar Luncurkan KiosK Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah Berbasis Data Kependudukan

Berita Terbaru

Bandung Raya

Pemkot Bandung Siapkan Penanaman Kembali Pohon di Jalan Riau

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:58 WIB