Dishub Bandung Pastikan Penataan Kawasan Selaras dengan Jalur BRT, Pembangunan Gapura Harus Penuhi Standar

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Perintah Kota Bandung terus menyesuaikan pembangunan infrastruktur dengan rencana operasional Bus Rapid Transit (BRT). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menegaskan setiap penataan kawasan, termasuk pembangunan gapura, harus memperhatikan koridor transportasi massal yang tengah dipersiapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyebut salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di kawasan Pasar Baru. Di kawasan tersebut, pengelola berencana membangun sebuah gapura sebagai ikon kawasan ekonomi sekaligus penanda sentra pelaku UMKM.

Meski mendukung rencana tersebut, Rasdian menegaskan proses pembangunan harus melalui koordinasi dengan tim BRT agar tidak mengganggu jalur operasional bus di masa mendatang.

“Makanya dalam menyusun atau membuat gapura di depan itu harus berkoordinasi dengan tim BRT. Karena nanti di situ akan menjadi jalur operasional bus. Minimal ketinggiannya sekitar 4,2 meter,” kata Rasdian, Sabtu (1/8).

Ia menjelaskan, setiap bangunan yang melintang di atas lintasan BRT wajib memenuhi standar ruang bebas agar kendaraan dapat melintas dengan aman. Ketentuan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan operasional maupun risiko kecelakaan ketika layanan BRT mulai beroperasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik 1.204 Praja IPDN Angkatan XXXIII, Tekankan Integritas dan Pengabdian kepada Rakyat

“Kalau dibuat terlalu rendah, misalnya di bawah 4,5 meter, dikhawatirkan bus bisa menabrak. Karena itu minimal ketinggian yang kami tetapkan sekitar 4,2 meter,” ujarnya.

Rasdian menambahkan, Dishub Kota Bandung tetap mendukung upaya revitalisasi kawasan Pasar Baru sebagai pusat perdagangan dan pemberdayaan UMKM. Namun demikian, desain maupun lokasi pembangunan gapura harus disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan sistem transportasi publik.

Selain mempersiapkan koridor jalan, Dishub juga tengah menyiapkan Terminal Antapani sebagai salah satu simpul pendukung jaringan BRT. Terminal tersebut nantinya akan difungsikan sebagai end station atau stasiun akhir pada rute tertentu dan bukan sebagai depo utama armada.

“Terminal Antapani ini akan menjadi end station atau stasiun kecil. Jadi hanya untuk mendukung operasional BRT, bukan terminal penuh. Kalau fasilitas utama itu berada di depo,” pungkasnya.

Berita Terkait

911 Anggota BPD Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Bupati Titip Penguatan Ketahanan Pangan hingga Program MBG
Agus Cahya Siap Kawal Aspirasi 44 Ribu Warga Desa Rancamanyar sebagai Ketua BPD
PERSIB Kelola 65 Ton Sampah di GBLA, Bukti Komitmen Wujudkan Stadion Ramah Lingkungan
Festival Literasi Kota Bandung 2026 Dorong Minat Baca Lewat Inovasi Digital
Pemkot Bandung Serahkan Teras Cihampelas ke Pemprov Jabar, Pembongkaran Ditargetkan Tuntas Oktober 2026
Pemkot Bandung Siapkan Armada Khusus dan Lahan Pemilahan Sambut Operasional TPPAS Legok Nangka 2029
Bandara Husein Segera Aktif, Trayek Angkot ke Bandara Kembali Beroperasi dengan Armada Modern
51 Pedagang Terminal Cicaheum Terima Kompensasi, Kios Dibongkar untuk Pembangunan Depo BRT

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Dishub Bandung Pastikan Penataan Kawasan Selaras dengan Jalur BRT, Pembangunan Gapura Harus Penuhi Standar

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:36 WIB

911 Anggota BPD Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Bupati Titip Penguatan Ketahanan Pangan hingga Program MBG

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:27 WIB

Agus Cahya Siap Kawal Aspirasi 44 Ribu Warga Desa Rancamanyar sebagai Ketua BPD

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:10 WIB

PERSIB Kelola 65 Ton Sampah di GBLA, Bukti Komitmen Wujudkan Stadion Ramah Lingkungan

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Festival Literasi Kota Bandung 2026 Dorong Minat Baca Lewat Inovasi Digital

Berita Terbaru