Walikota Bandung Klaim Sampah Idul Fitri 2025 Di Bandung Berkurang

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sampah

Ilustrasi sampah

Infobandungnews.com – Walikota Bandung Muhammad Farhan mengklaim sampah selama Idul Fitri 2025 mengalami penurunan. Sebagai antisipasi sejak awal, Pemerintah kota Bandung memberlakukan kebijakan pengosongan 70 persen TPS untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah.

Farhan mengakui target tersebut memang masih meleset dari yang telah ditetapkan. Tapi kemudian, sampah di Kota Bandung menurutnya bisa ditekan dengan mengurangi produksi sampah yang berasal dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

” Sampah kemarin seblum shalat Id, memang kita meleset sedikit dari target 70 persen TPS kosong itu hanya berhasil kita kosongkan 59 sampai 63 persen. Karena lonjakan sampah memang luar biasa” ungkapnya. Selasa (1/4/2025).

“Tetapi dibanding dengan lebaran tahun lalu, Alhamdulillah kita berhasil mengurangi kurang lebih hampir 50 ton sampah di titik-titik PKL. Karena memang malamnya kita patroli untuk mempercepat penutupan PKL sebelum jam 12 malam,” tuturnya.

Baca Juga :  Tangani Banjir, Pemkot Hadirkan Kolam Retensi Ciraga Wetland Park

Kebijakan itu kata Farhan, bisa menekan lonjakan sampah di Kota Bandung selama momen Lebaran 2025. Rencana itu pun akan ia teruskan, terutama pada waktu libur panjang.

“Ya lumayanlah ya percobaan yang berjalan dengan baik. Jadi nanti kita akan perhatikan hal-hal tersebut di setiap liburan-liburan besar, terutama long weekend,” ungkapnya.

Selama libur lebaran, Farhan juga mengimbau kepada wisatawan untuk membawa pulang sampah bawaannya masing-masing jangan dibuang disembarang tempat. Sehingga kemudian, tidak terjadi penumpukan sampah setelah liburan selesai.

“Tanggung jawablah terhadap sampah Anda sendiri. Tolong sampah Anda itu masukin ke dalam tempat Anda sendiri dan bawa pulang ke rumah sampahnya. Karena kita sedang tidak punya tenaga, waktu dan kesempatan untuk ngurusin sampah-sampah tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.***

 

Berita Terkait

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026
Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum
Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas
Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026
Viral Kopdes Merah Putih Disebut Berdiri di Puncak Gunung, Pemdes Gunungmasigit Akhirnya Buka Suara
Puluhan KK Tercatat di Restoran dan Tempat Karaoke, Bandung Perketat Verifikasi Domisili SPMB
Warga Padalarang Blokade Gerbang Pabrik, Protes Dugaan PHK Sepihak Delapan Pekerja Lokal

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:38 WIB

Bandara Husein Sastranegara Siap Mengudara Lagi, Operasional Ditargetkan Mulai 17 Agustus 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:08 WIB

Pengadilan Agama Bandung Sahkan Status Adopsi Arkana, Ridwan Kamil Resmi Jadi Orang Tua Tunggal Secara Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:26 WIB

Ngatiyana Resmi Buka MPLS 2026, Tekankan Sekolah Harus Aman, Ramah, dan Berkualitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pria Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal di Kings Shopping Center, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Pemkab Garut Bersiap Kembali Buka Beasiswa “Satu Desa Satu Sarjana” 2026

Berita Terbaru