Bandara Husein Segera Aktif, Trayek Angkot ke Bandara Kembali Beroperasi dengan Armada Modern

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infobandungnews – Trayek angkutan kota (angkot) yang sempat berhenti beroperasi akibat ditutupnya akses menuju kawasan Bandara Husein Sastranegara bakal kembali melayani masyarakat. Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung berencana mengaktifkan lagi rute tersebut seiring rencana reaktivasi operasional Bandara Husein Sastranegara.

Kehadiran kembali trayek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi publik, terutama bagi warga di kawasan permukiman yang hingga kini belum sepenuhnya terlayani angkutan massal.

Ketua Kopamas Kota Bandung, Budi Kurnia, menjelaskan bahwa trayek yang akan dioperasikan kembali merupakan pengembangan dari rute Cibogo Atas–Halte Andir yang melintasi kawasan Bandara Husein Sastranegara.

Rute tersebut nantinya diperpanjang menjadi Cibogo Atas – Halte Andir – Bandara Husein Sastranegara – Terminal Ledeng – Kawasan Sukahaji.

Pengembangan jalur tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat dari kawasan permukiman menuju berbagai pusat aktivitas, termasuk akses ke bandara.

“Potensinya ada di kawasan TOD juga. saat ini salah satunya kawasan UPI, dan wilayah perumahan. angkot memang harus melayani kawasan-kawasan permukiman, terutama yang belum terlayani angkutan umum,” ujar Budi, Selasa (28/7/2026).

Budi menuturkan, trayek tersebut sebelumnya memiliki tingkat okupansi penumpang yang cukup tinggi. Namun operasionalnya terpaksa dihentikan setelah akses portal menuju kawasan Bandara Husein Sastranegara ditutup oleh pihak Lanud Husein Sastranegara.

“Dulu ramai, bahkan sangat ramai. Kami berhenti beroperasi karena akses di portal ditutup. Setelah ada rencana reaktivasi Bandara Husein, kami menawarkan kembali layanan ini,” kata Budi.

Dengan kembali dibukanya akses menuju kawasan bandara, Kopamas optimistis trayek tersebut memiliki prospek yang baik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar Bandara Husein Sastranegara.

Baca Juga :  Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum

Untuk menunjang operasional, Kopamas akan mengerahkan sebanyak 32 unit angkot sesuai alokasi yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Meski demikian, jumlah armada masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Kalau berdasarkan SK wali kota, jumlah armada sebanyak 32 unit. Namun nanti kami melihat potensi penumpang. kalau load factor meningkat, tentu armada akan kami tambah,” ucapnya.

Tak hanya mengaktifkan kembali trayek lama, Kopamas juga berencana melakukan modernisasi layanan melalui penggunaan angkot berbasis kendaraan listrik.

“Mobil listrik itu murah dari sisi operasional. Kendaraan biasa bisa membutuhkan biaya bahan bakar sampai Rp 150 ribu-Rp 180 ribu per hari, sementara kendaraan listrik dengan jarak tempuh sekitar 200 kilometer hanya sekitar Rp50 ribu,” kata Budi.

Meski menggunakan kendaraan listrik, layanan tersebut tetap beroperasi sebagai angkot reguler yang melintasi kawasan bandara, bukan sebagai shuttle khusus penumpang pesawat.

“Memang untuk trayek itu, hanya saja jalurnya beririsan dengan bandara. jadi bukan khusus shuttle bandara,” ujarnya.

Selain menghadirkan armada yang lebih ramah lingkungan, Kopamas juga menyiapkan sejumlah pembaruan layanan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Sistem pembayaran direncanakan menggunakan metode non-tunai (cashless), pengemudi akan menerima sistem penggajian sehingga tidak lagi mengejar setoran, sementara armada akan dilengkapi fasilitas AC dan Wi-Fi agar perjalanan menjadi lebih nyaman.

“Kami usahakan cashless. sopir nantinya digaji, bukan sistem kejar setoran. kendaraan juga lebih nyaman karena ada AC dan Wi-Fi, tidak berisik,” kata Budi.

Berita Terkait

Pasar Cijerah Cerah Berbenah, Kini Lebih Bersih dan Nyaman, Food Market Hadir Hidupkan Ekonomi
Hampir 90 Guru Pensiun pada 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Regenerasi Kepala Sekolah
Ngatiyana Percepat Operasional TPST Santion dan Lebak Saat, Cimahi Siapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi
Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair Ke-4 Tahun 2026, Sediakan Lebih dari 300 Lowongan Kerja
Hailuki Tekankan Ketepatan Sasaran Sekolah Rakyat di Soreang dan Ciwidey
Pemkab Bandung Lindungi 1.231 Kontingen Porprov Jabar 2026 dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bidik 100 Emas
Pemkab Bandung Siapkan Rp40 Miliar Bonus Produksi Panas Bumi, 56 Desa Jadi Penerima Manfaat
Adhitia Yudisthira Soroti Wajah Kota Cimahi, Infrastruktur Diminta Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Pasar Cijerah Cerah Berbenah, Kini Lebih Bersih dan Nyaman, Food Market Hadir Hidupkan Ekonomi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Hampir 90 Guru Pensiun pada 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Regenerasi Kepala Sekolah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Ngatiyana Percepat Operasional TPST Santion dan Lebak Saat, Cimahi Siapkan Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Disnaker Kabupaten Bandung Gelar Job Fair Ke-4 Tahun 2026, Sediakan Lebih dari 300 Lowongan Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Hailuki Tekankan Ketepatan Sasaran Sekolah Rakyat di Soreang dan Ciwidey

Berita Terbaru