Infobandungnews – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan penghargaan berupa uang “kadeudeuh” kepada para atlet dan pelatih yang berhasil mengharumkan nama daerah dalam berbagai ajang olahraga nasional sepanjang tahun 2025.
Menurut Dadang, total anggaran yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk bentuk apresiasi tersebut mencapai lebih dari Rp2,1 miliar. Dana itu diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada para pegiat olahraga yang telah berkontribusi membawa prestasi bagi daerah.
“Kami memberikan kadeudeuh dari Bupati kepada para pegiat olahraga dari lima komponen kegiatan yang telah berlangsung sepanjang tahun 2025,” ujar Dadang kepada awak media, Jumat (6/3/2026).
Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Gedung Moh Toha. Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional VIII 2025.
Sebanyak 30 atlet dan pelatih menerima penghargaan secara simbolis pada kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 14 peraih medali emas, sembilan peraih medali perak, dan tujuh peraih medali perunggu.
Dadang menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memberikan perhatian kepada para pegiat olahraga yang telah berprestasi di berbagai kompetisi.
“Ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bandung dalam memberikan apresiasi kepada para pegiat olahraga yang telah meraih prestasi di berbagai event,” katanya.
Ia menilai langkah tersebut turut memberikan dampak positif terhadap meningkatnya minat masyarakat untuk aktif berolahraga. Hal ini tercermin dari meningkatnya Angka Partisipasi Masyarakat Berolahraga (APMO) di Kabupaten Bandung.
Dadang menyebutkan, pada tahun 2024 angka partisipasi masyarakat dalam berolahraga tercatat sebesar 68,71 persen. Sementara pada tahun 2025 angkanya meningkat menjadi 72 persen.
“Ini peningkatan yang cukup signifikan dan tentu akan berpengaruh terhadap indikator kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan partisipasi olahraga harus terus didorong setiap tahun karena aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Harapannya angka ini terus meningkat setiap tahun karena kesehatan masyarakat juga dipengaruhi oleh kebiasaan hidup aktif melalui olahraga,” tambahnya.
Selain memberikan apresiasi finansial, Dadang juga meminta jajarannya untuk mendata para atlet dan pegiat olahraga yang masih berstatus pelajar agar dapat memperoleh dukungan dalam bidang pendidikan.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung tengah menyiapkan program beasiswa bagi atlet yang masih duduk di bangku SMP maupun SMA agar dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Untuk atlet yang masih sekolah, ada yang masih SMP dan SMA. Jika mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, nanti tidak perlu membayar karena akan kami siapkan beasiswa,” pungkasnya.









