Politik Bisa Menghabisi Reputasi dalam Sekejap, Kader Demokrat Diminta Waspada Hoaks dan Fitnah

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Infobandungnews – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa dunia politik memiliki sisi keras yang mampu meruntuhkan nama baik seseorang yang dibangun selama puluhan tahun hanya dalam waktu singkat. Di hadapan para kadernya, AHY mengingatkan bahwa praktik politik kebohongan, fitnah, dan pembunuhan karakter pada akhirnya hanya akan melahirkan perpecahan di tengah bangsa.

Menurut AHY, serangan informasi palsu dan kampanye hitam dapat dengan cepat menghancurkan reputasi seseorang. Ia menyebut, di era digital saat ini, masyarakat semakin sulit membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan, karena derasnya arus berita yang membanjiri ruang publik. Fenomena tersebut dikenal sebagai post-truth politics, sebuah realitas yang tak terelakkan dan dihadapi oleh semua partai politik, termasuk Partai Demokrat.

Baca Juga :  Bawa Program 1,3 M, Dede Yusuf Minta Pemprov Ikut Bantu SMK Di Bandung Barat Dan Kabupaten Bandung

Karena itu, AHY meminta seluruh kader untuk terus melakukan refleksi diri dan tidak mudah terprovokasi oleh disinformasi maupun misinformasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya mencari solusi bersama agar bangsa ini tidak terjebak dalam politik fitnah yang merusak sendi kebersamaan.

Selain itu, AHY juga mengingatkan bahaya politik identitas yang kerap mengeksploitasi perbedaan agama, suku, etnis, ras, dan keyakinan. Menurutnya, keberagaman adalah anugerah sekaligus potensi kerentanan jika disalahgunakan. Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat konsisten menolak politik identitas dan mengajak seluruh kader untuk menjaga persatuan serta merawat kebinekaan Indonesia.***

Berita Terkait

Dede Yusuf Ungkap Pembahasan RUU Pemilu Mulai Mengerucut, Ambang Batas Parlemen 4–5 Persen
DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama, Peringati HUT ke-25 dan Milad ke-77 SBY
Demokrat Bantah Pidato AHY Berkaitan dengan Pilpres 2029
Dukung Agenda Ekonomi Presiden Prabowo, AHY: Pertumbuhan Harus Membuat Rakyat Ikut Naik Kelas
PPP Jawa Barat Mulai Konsolidasi, Bidik Gen Z dan Perempuan Jelang Pemilu 2029
Partai Demokrat Masuk Empat Besar Survei IPO, Elektabilitas Capai 8,1 Persen
Anton Sukartono Suratto Kembali Pimpin Demokrat Jawa Barat, Didukung Seluruh DPC
Anton Suratto Dorong Kader Demokrat Jabar Perkuat Strategi Menuju Pemilu 2029

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:23 WIB

Dede Yusuf Ungkap Pembahasan RUU Pemilu Mulai Mengerucut, Ambang Batas Parlemen 4–5 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 12:48 WIB

DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama, Peringati HUT ke-25 dan Milad ke-77 SBY

Selasa, 8 September 2026 - 07:54 WIB

Demokrat Bantah Pidato AHY Berkaitan dengan Pilpres 2029

Senin, 7 September 2026 - 17:27 WIB

Dukung Agenda Ekonomi Presiden Prabowo, AHY: Pertumbuhan Harus Membuat Rakyat Ikut Naik Kelas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:20 WIB

PPP Jawa Barat Mulai Konsolidasi, Bidik Gen Z dan Perempuan Jelang Pemilu 2029

Berita Terbaru