Wacana Margaasih Cimindi dan Cisarua Masuk Ke Wilayah Cimahi

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira

Infobandungnews.com – Pemerintah Kota Cimahi serius untuk melakukan penataan wilayah melalui perluasan dengan mencaplok Kawasan Cimindi daerah milik Kota Bandung, Margaasih Kabupaten Bandung dan  Kabupaten Bandung Barat (KBB). sebagian Kecamatan Ngamprah, Padalarang dan Batujajar di Kabupaten Bandung Barat.

Namun sempat ada tentangan mengenai rencana tersebut. Daerah lain menganggap rencana tersebut sebagai mimpi karena belum tentu akan diizinkan oleh daerah induknya.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira mengatakan mimpi Cimahi untuk meluaskan daerahnya didukung oleh Gubernur Jawa Barat yang baru, Dedi Mulyadi.

“Jadi kami memiliki gagasan perubahan batas wilayah ini, karena didukung Gubernur Jabar dalam rangka pemerataan pembangunan di tiap wilayah,” kata Adhitia saat ditemui, Selasa (4/3/2025).

Menurut Adhitia, rencana perluasan atau perubahan batas wilayah ini berkaitan dengan upaya penyelesaian permasalahan di wilayah seperti sampah, kemacetan, hingga banjir

“Misalnya permasalahan banjir, itu kami kan koordinasi dengan Kabupaten Bandung karena masuknya wilayah Margaasih, di atas itu dengan KBB karena Parongpong dan Cisarua. Itu lebih mudah kalau kami yang menata,” kata Adhitia.

Namun saat ini, Adhitia memilih fokus untuk mengambil wilayah Cimindi dan Margaasih terlebih dahulu karena sudah ada komunikasi intensif dengan kepala daerah pemilik dua wilayah tersebut.

“Sebetulnya yang paling awal menginisiasi pak Gubernur, kemudian kita sudah ngobrol dengan Wali Kota Bandung pak Farhan, beliau setuju dengan garis batas pada peta 1976. Di mana waktu itu Stasiun Cimindi dan Gunung Batu masuk ke Cimahi. Jadi target pak walikota dan saya harapannya adalah peta 1976 plus Margaasih untuk upaya penuntasan banjir,” kata Adhitia.

 

Berita Terkait

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini
Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat
Warga Resah, DPRD Kabupaten Bandung Minta Evaluasi Pembangunan Perumahan di Sukanagara Soreang
Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan
Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah
Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara
UMK Cimahi 2026 Naik 5,87 Persen Jadi Rp 4,09 Juta, Disnaker Tegaskan Tak Ada Penangguhan
Akses Vital Warga Terjawab, Jembatan Cijeruk–Mekarsari Kini Resmi Digunakan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:14 WIB

Pengelolaan Sampah Harus Aman, Menteri LH Tolak Penggunaan Insinerator Mini

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:03 WIB

Nasib Bandung Zoo Ditentukan Dua Bulan Lagi, Pemkot Bahas Konsep dengan Pemprov dan Pusat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:46 WIB

Menanti Izin Pembongkaran, Teras Cihampelas Ditutup dan PKL Dipindahkan

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:33 WIB

Tingkatkan Sanitasi Pendidikan, Pemkab Bandung Alokasikan Rp900 Miliar untuk Toilet Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:16 WIB

Sorotan Publik Menguat, Proyek Perumahan Sukanagara Dihentikan Sementara

Berita Terbaru