Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Daerah Paling Berkomitmen Dalam Menurunkan Angka Stunting

- Jurnalis

Jumat, 16 Desember 2022 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan menerima Penghargaan untuk Kabupaten Bandung dari Kementerian Kesehatan sebagai daerah yang paling berkomitmen dalam percepatan menurunkan angka Stunting. Gasibu , Rabu 13/12/2022.

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan menerima Penghargaan untuk Kabupaten Bandung dari Kementerian Kesehatan sebagai daerah yang paling berkomitmen dalam percepatan menurunkan angka Stunting. Gasibu , Rabu 13/12/2022.

Bandung- Infobandungnews -Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa kasus stunting atau gagal tumbuh di Indonesia hingga saat ini masih relatif tinggi. Saat ini angka stunting nasional mencapai 24 persen. Presiden Joko Widodo berharap kasus stunting bisa  dibawah 14 persen di 2024.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, stunting merupakan salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi pemerintah Indonesia. Mengingat stunting menyangkut masa depan bangsa, yang tidak lepas dari generasi anak-anak di masa sekarang.

Menurut Gunadi, Provinsi Jawa Barat menjadi tolak ukur penanganan stunting, karena memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, yaitu hampir mencapai 50 juta jiwa.

“Jika stunting mampu dientaskan oleh Jabar, tentunya akan berpengaruh besar untuk skala nasional. Jabar penting sekali untuk menurunkan angka stunting nasional, karena penduduknya paling banyak. Balitanya juga banyak,” ucap Gunadi, dalam acara Jabar Stunting Summit di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (14/12/2022).

Gunadi memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Jabar bersama pemerintah kota dan kabupaten, termasuklah Kabupaten Bandung salahsatunya sebagai Kabupaten yang paling berkomitmen dalam percepatan penurunan angka stunting di darahnya. Melalui berbagai inovasi program stunting yang dilakukan di Jabar diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam penurunan stunting di Jabar.

“Jadi kalau di Jawa Barat penangaman stunting sukses, maka nasional juga pasti akan sukses menurunkan stunting dari 24 persen ke 14 persen,” katanya.

“Terimakasih kepada Pak Gubernur (Ridwan Kamil) dan masyarakat Jawa Barat, komitmen mereka untuk menurunkan stunting luar biasa dan inovasi program-programnya luar biasa,” imbuhnya.

Budi menyatakan bahwa penanganan stunting di Jawa Barat sudah sangat baik dan akan dijadikan role model Kementerian Kesehatan, untuk kemudian direplikasikan ke daerah lain.

“Saya sudah minta izin, ide bagusnya dicontek, diambil, dibagikan ke daerah lain dan bisa diterapkan. Kalau semangat seluruh kepala daerah mendekati Jawa Barat, In Syaa Allah target 14 persen secara nasional bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bandung H Sahrul Gunawan SE usai menerima penghargaan tersebut mengatakan ” Alhamdulillah kabupaten Bandung menerima penghargaan sebagai daerah paling berkomitmen didalam percepatan penurunan stunting di jawa barat, tentu ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim percepatan penurunan stunting (tpps) Pemkab Bandung, semoga kita semua dapat mencapai target nasional penurunan angka stunting yaitu sebesar 14% di tahun 2024.” ungkapnya.

Ia berpesan ” Jangan lupa datang ke puskesmas minimal sekali setiap bulan ya ibu2 utk mengecek tumbuh kembang anak. Mari kita sama2 terus semangat cegah stunting, demi generasi indonesia kedepan yang unggul dan sejahtera” ajaknya.

Wakil Bupati Bandung Berfoto bersama Usai menerima Penghargaan untuk Kabupaten Bandung sebagai daerah yang paling berkomitmen dalam percepatan menurunkan angka Stunting. Bandung 13/12/2022.

Yg-IBN001

Berita Terkait

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda
JPO Terminal Cicaheum Dibongkar, Pemkot Bandung Siapkan Kawasan untuk Depo BRT
Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN
Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru
Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan
Relokasi Bus AKAP/AKDP Bandung Belum Tuntas, Tersisa 20 Persen Masih di Cicaheum
Farhan Tegaskan Tak Ada Lagi Pedagang Cuanki dan Nongkrong Hingga Larut Malam di Depan Pusdai Bandung

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:52 WIB

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Bandung Genjot Perbaikan Infrastruktur dan Akses Transportasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:29 WIB

Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya dan Gerakan Pangan Murah Meriahkan Soreang, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya Sunda

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:41 WIB

Merasa Dizalimi, Guru PPPK di Kabupaten Bandung Gugat BKPSDM Usai Dipecat karena Diduga Jadi Istri Kedua ASN

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:13 WIB

Investasi Rp11 Triliun Masuk Bandung, Farhan Siapkan Angkot Listrik hingga 850 Titik PJU Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:47 WIB

Cegah Kejahatan, RT dan RW di Bandung Barat Diminta Rutin Cek Indekos dan Kontrakan

Berita Terbaru