Sekjen Demokrat dan Gerindra bahas isu kebangsaan hingga pilpres

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya (kiri) dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kanan) di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023). (Fito ANTARA).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya (kiri) dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kanan) di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023). (Fito ANTARA).

Infobandungnews – (Antara) Jakarta, Jumat, 21 Juli 2023. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengatakan silaturahim yang dilakukan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani ke DPP Partai Demokrat, Kamis, membahas sejumlah isu soal kebangsaan hingga pemilu dan pilpres.

“Banyak hal yang tadi kami bicarakan. Tentu tidak hanya membicarakan Pemilu 2024, tetapi jauh lebih besar, berbagai isu-isu kebangsaan yang hari ini mungkin sedang terjadi di negeri kita ini, termasuk juga isu-isu yang ada di DPR RI,” kata Riefky di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis.

Terkait Pilpres 2024, kata Riefky, Partai Demokrat dan Partai Gerindra saling menjaga etika politik. Dia mengatakan Partai Demokrat memahami bahwa Partai Gerindra berada di koalisi berbeda, yakni Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Dan juga Partai Demokrat saat ini berada dalam koalisi perubahan bersama Partai NasDem dan PKS. Tentu banyak hal yang kami bicarakan terkait pilpres ini, termasuk juga keinginan kami agar pemilu juga pilpres berjalan dengan baik, damai, demokratis,” kata Riefky.

Dia pun menjelaskan silaturahim kebangsaan tersebut melanjutkan pertemuan-pertemuan yang sebelumnya sudah dilakukan elite Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Jawa Timur, pada Mei 2023.

Kemudian, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara, Jakarta, pada Juni 2023.

“Hari ini, silaturahim kebangsaan yang kami lakukan sebetulnya melanjutkan pertemuan-pertemuan yang sudah dilakukan, baik oleh Ketua Umum AHY dan Pak SBY,” ucapnya.

Riefky menambahkan komunikasi antara kedua partai itu perlu terus dijaga karena perlu banyak partai politik (parpol) di Indonesia untuk mengurus bangsa dan menjaga proses demokrasi.

“Kami ingin stabilitas politik nasional harus diupayakan kondusif. Stabilitas politik nasional tentu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya, tidak hanya dalam menjelang, tetapi saat dan pasca-pemilu,” jelasnya.

Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya (kedua kanan) bersama Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (kedua kiri) saat silaturahmi kebangsaan di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (20/7/2023). ANTARA FOTO

Lebih lanjut, Muzani mengatakan kedatangannya ke DPP Partai Demokrat adalah bagian dari silaturahim politik dan menyambung persaudaraan di antara keduanya.

“Ini adalah upaya kami untuk menyambung persaudaraan yang sudah dibangun,” kata Muzani.

Muzani menambahkan pertemuan tersebut berbicara tentang persoalan kebangsaan dan kenegaraan. Kedua partai saling bertukar pandangan dan kenegaraan. Kedua partai saling bertukar pandangan dan pengalaman terkait cara meyakinkan rakyat dalam Pemilu 2024.

“Kami juga bicara tentang bagaimana perlunya partai politik eksis di dalam legislatif, baik di kabupaten, kota, provinsi, bahkan DPR RI,” ujar Muzani. (YG-IBN001)***

Sumber Antaranews

Berita Terkait

Kemenperin Dorong Pemanfaatan FTA untuk Perluas Ekspor Produk Olahan Kakao Indonesia
Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis
ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat
Dony Ahmad Munir Direkomendasikan Maju di Pilgub Jabar 2029, Pilih Fokus Bangun Sumedang
Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat
Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi
Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi
Dede Yusuf: Revisi UU Pemilu Harus Serap Aspirasi Publik dan Perkuat Kepastian Hukum

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:25 WIB

Kemenperin Dorong Pemanfaatan FTA untuk Perluas Ekspor Produk Olahan Kakao Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:58 WIB

ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Dony Ahmad Munir Direkomendasikan Maju di Pilgub Jabar 2029, Pilih Fokus Bangun Sumedang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat

Berita Terbaru