Infobandungnews – Irjen Pol Hengki mendapat amanah baru sebagai Kapolda Jawa Barat. Ia menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto dalam rangkaian mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri pada awal Oktober 2026.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi terhadap 88 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Kebijakan rotasi dan promosi itu dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Suyudi hanya sehari setelah dirinya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (1/10/2026).
Keputusan mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri tertanggal Kamis (2/10/2026).
Dalam telegram tersebut, sebanyak 88 perwira mendapatkan penugasan baru. Komposisinya meliputi enam Komjen Pol, 51 Irjen Pol, 19 Brigjen Pol, serta 12 Kombes Pol.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang lazim dalam dinamika organisasi kepolisian. Selain memastikan kesinambungan tugas, rotasi juga menjadi bagian dari pembinaan dan pengembangan karier anggota.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny di Jakarta, dikutip Senin (5/10/2026).
Rekam Jejak Hengki
Irjen Pol Hengki merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995. Ia lahir di Pulau Batu, Negeri Agung, Way Kanan, Lampung, pada 7 Januari 1971.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Barat, Hengki menjabat Kapolda Banten sejak 5 Agustus 2025. Posisi tersebut sebelumnya ditempati Suyudi Ario Seto yang kemudian mendapat tugas sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Hengki dikenal memiliki pengalaman cukup panjang di bidang reserse. Selain itu, ia juga pernah menduduki posisi Wakapolda Banten.
Perjalanan kariernya di kepolisian dimulai sebagai Pamapta Polres Kepri Timur pada 1995-1997. Setelah itu, ia mengemban sejumlah jabatan, antara lain Kapolsek Khairah Mandah pada 1998-1999, Kasat Serse Polres Inhil pada 1999, Kapolsektif Karimun pada 1999-2001, Kabagops Polres Kampar pada 2001-2003, serta Wakasat Reskrim Polrabes Pekanbaru pada 2003.
Pada 2005, Hengki mendapat penugasan di Polda Banten sebagai Kanit II Sat II Ditreskrim. Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolsek Kragilan periode 2005-2007 dan Kanit I Ditreskrim Polda Banten pada 2007-2009.
Selanjutnya, Hengki mendapat penugasan sebagai Pamen Bareskrim Polri pada 2009-2010. Kariernya terus berkembang melalui berbagai posisi strategis, termasuk Analis Kebijakan Madya Bidang Hukum Divkum Polri pada 2021.
Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolres Metro Bekasi Kota pada 2021-2023 dan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya pada 2023-2024.
Pada 2024, Hengki kembali mendapat tugas di lingkungan Polda Banten sebagai Wakapolda. Setahun kemudian, tepatnya 5 Agustus 2025, ia dipercaya memimpin Polda Banten sebagai Kapolda.
Kini, setelah lebih dari setahun memimpin Polda Banten, Hengki mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Barat. Jabatan tersebut mulai diembannya berdasarkan mutasi yang ditetapkan pada 2 Oktober 2026.***









