Infobandungnews – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat mulai melakukan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Penguatan dilakukan secara berjenjang hingga ke tingkat paling bawah untuk memastikan struktur partai semakin solid sekaligus memperkuat kerja elektoral.
Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari pendidikan politik hingga musyawarah organisasi yang dilaksanakan secara bertahap, dari tingkat pusat, provinsi, hingga ranting. Para kader juga didorong untuk memperluas pengaruh serta memperkuat citra PPP di tengah masyarakat.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyebut partainya memasang target untuk mengembalikan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 seperti capaian pada periode sebelumnya.
“Kita akan mengembalikan raihan kursi legislatif PPP di provinsi dulu, sekarang kan 6 akan kita kembalikan jadi 11. Kemudian di tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” kata Uu Ruzhanul saat ditemui, Selasa (25/8/2026).
Di tingkat DPRD kabupaten/kota, jumlah kader PPP yang saat ini menduduki kursi legislatif tercatat sebanyak 87 orang. Angka tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hasil Pemilu 2019 yang mencapai 143 kursi.
“Dulu kan sampai 143, sekarang tinggal 87 orang. Sekarang di KBB nihil, padahal sebelumnya sempat 5 orang. Nah raihan di daerah ini juga yang akan kami kembalikan,” kata Uu Ruzhanul.
Untuk mendongkrak elektabilitas, PPP Jawa Barat mulai memperluas sasaran pemilih, khususnya Generasi Z dan kalangan perempuan. Strategi tersebut diwujudkan melalui sejumlah program yang dinilai sesuai dengan kebutuhan kelompok pemilih tersebut.
“Kita harus mulai melirik Gen Z dan perempuan, makanya kita siapkan program-program yang relevan dengan mereka. Misalnya tenaga kerja berkaitan dengan IT, lalu ada pelatihan seperti servis HP, servis komlor gas, tata cara las, semua yang bermanfaat. Untuk perempuan ada pelatihan UMKM,” kata Uu Ruzhanul.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Bandung Barat, Rizwansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat mandat dari DPW PPP Jawa Barat untuk membenahi sekaligus memperkuat organisasi di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Menurutnya, konsolidasi internal perlu dilakukan sejak dini meski pelaksanaan Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi. Penguatan tersebut kini mulai menyentuh struktur PAC hingga ranting.
“Ya sekarang kita harus mulai menyusun kekuatan di internal untuk pemilihan nanti, memang masih 3 tahun mendatang tapi enggak akan terasa. Saat ini kami masih konsolidasi mulai dari PAC dan ranting,” kata Rizwansyah.
Dengan konsolidasi yang dilakukan lebih awal, PPP Jawa Barat berharap struktur partai semakin kuat, kader lebih aktif di tengah masyarakat, serta target mengembalikan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dapat direalisasikan.









