Kwarcab Kabupaten Bandung Gelar Panen Raya Cabai, Libatkan 31 Kwarran untuk Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M.

Infobandungnews -BANJARAN — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menyelenggarakan Panen Raya Ketahanan Pangan melalui Program Gerakan Menanam Cabai Tahun 2026 di SMP Negeri 2 Banjaran, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatan gugus depan dari berbagai jenjang pendidikan sekaligus mempertegas peran Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan produktif di sekolah dan lingkungan masyarakat.

Panen raya dipusatkan di SMP Negeri 2 Banjaran dan dilaksanakan secara serentak oleh gugus depan di berbagai kecamatan. Masing-masing sekolah menggelar panen cabai di lingkungan satuan pendidikan, sedangkan pelaksanaan kegiatan di setiap wilayah disiarkan dan dilaporkan melalui Zoom Meeting. Dengan demikian, pengurus Kwarcab, Kwartir Ranting, serta anggota Pramuka dapat mengikuti jalannya kegiatan secara bersama-sama meskipun berada di lokasi berbeda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M.; Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ir. H. Yayan Agustian, M.Si.; serta Camat Banjaran sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kasta Wiguna, A.P., M.AP. Turut hadir jajaran pengurus dan Andalan Cabang Kwarcab Kabupaten Bandung.

Sejumlah unsur terkait juga menghadiri kegiatan ini, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Polsek Banjaran, Koramil Banjaran, pengurus Kwarran Banjaran, serta Majelis Pembimbing Gugus Depan SMP Negeri 2 Banjaran. Sementara itu, para Ketua Kwartir Ranting se-Kabupaten Bandung bersama anggota gugus depan mengikuti kegiatan secara virtual.

Gerakan Menanam Cabai sebagai Aksi Nyata Mendukung Ketahanan Pangan

 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M.

 

 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Menanam Cabai memiliki makna lebih luas daripada sekadar aktivitas pertanian. Program ini merupakan salah satu bentuk keterlibatan aktif Gerakan Pramuka dalam membangun kemandirian dan memperkuat ketahanan pangan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Pramuka Tahun 2026 yang mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Melalui program ini, anggota Pramuka diajak mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, baik di pekarangan sekolah, rumah, maupun lingkungan gugus depan. Selain menghasilkan tanaman yang bermanfaat, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran karakter untuk membiasakan sikap mandiri, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, peduli lingkungan, dan mampu bekerja sama.

Emma menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah cabai yang dihasilkan. Proses menanam, merawat, hingga memanen justru menjadi pengalaman pendidikan yang penting bagi peserta didik.

Dari proses tersebut, anggota Pramuka diharapkan mampu membangun kebiasaan positif serta memahami bahwa upaya menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terkecil.

Ia juga mengapresiasi seluruh Kwartir Ranting yang telah berperan dalam menggerakkan gugus depan untuk mengikuti program, baik pada kategori prestasi kualitas maupun prestasi kuantitas.

Keterlibatan peserta dari jenjang Prasiaga, Siaga, Penggalang, hingga Penegak menjadi bukti bahwa pemahaman mengenai ketahanan pangan dapat diperkenalkan sejak usia dini dan terus dikembangkan melalui kegiatan kepramukaan.

Penghargaan turut disampaikan kepada Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kwarcab Kabupaten Bandung yang telah melaksanakan pendampingan, pengawasan, serta pemantauan program sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan panen raya.

Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dispora, dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ketua Kwarcab Berdialog dengan Anggota Pramuka dari Berbagai Kecamatan

Salah satu bagian menarik dalam kegiatan panen raya ini adalah interaksi langsung Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, dengan anggota Pramuka yang tengah memanen cabai di sekolah masing-masing melalui Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, Emma menyampaikan penghargaan kepada para peserta didik yang telah menjalani setiap tahapan budidaya, mulai dari penanaman dan pemeliharaan hingga masa panen.

Dialog virtual ini sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program di berbagai kecamatan serta memberikan apresiasi kepada gugus depan yang telah berpartisipasi aktif.

Meskipun terhubung dari tempat yang berbeda, komunikasi tersebut menghadirkan suasana kebersamaan antara pimpinan Kwarcab dan anggota Pramuka. Para peserta didik juga mendapat kesempatan untuk memperlihatkan hasil kegiatan sekaligus berbagi pengalaman dalam merawat tanaman cabai.

Pemanfaatan teknologi komunikasi dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa koordinasi organisasi dapat dilakukan secara efektif melalui sarana digital. Selain mempermudah pemantauan, pendekatan tersebut juga memperkuat hubungan antara pengurus Kwarcab dan gugus depan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan panen secara serentak ini menegaskan bahwa Gerakan Menanam Cabai merupakan gerakan kolektif yang tidak hanya berlangsung di satu tempat. Setiap gugus depan berkontribusi melalui kegiatan di sekolah masing-masing, kemudian menyampaikan laporan pelaksanaannya dalam forum virtual tingkat cabang.

31 Kwartir Ranting Berpartisipasi dalam Program Menanam Cabai

Ketua Panitia Pelaksana, Kak Ria Herawati, S.Pt., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa Program Ketahanan Pangan melalui Gerakan Menanam Cabai berlangsung sejak 1 Agustus hingga 28 Oktober 2026.

Program ini dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan budidaya tanaman dengan mengoptimalkan lingkungan sekitar, terutama pekarangan sekolah dan pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam.

Lebih dari sekadar kegiatan bercocok tanam, program tersebut juga menjadi sarana penerapan nilai kecintaan terhadap alam dan kasih sayang terhadap sesama manusia melalui tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.

Berdasarkan laporan panitia, seluruh 31 Kwartir Ranting se-Kabupaten Bandung terlibat dalam Program Gerakan Menanam Cabai Tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 Kwartir Ranting mengikuti kedua kategori penilaian secara lengkap, yakni prestasi kualitas dan prestasi kuantitas.

Baca Juga :  44 Anggota Pramuka Kabupaten Bandung Dilepas Bupati, Siap Berlaga di Jamnas XII 2026

Gugus depan dari berbagai jenjang pendidikan melaksanakan penanaman serta pemeliharaan tanaman cabai. Setiap tahapan kegiatan turut didokumentasikan melalui foto maupun video sebagai bahan laporan dan penilaian.

Penilaian program dibagi menjadi dua kategori. Kategori prestasi kualitas menitikberatkan pada proses budidaya, pertumbuhan tanaman, kondisi media tanam, hasil panen, serta kemampuan peserta memaparkan proses dan hasil kegiatan sesuai dengan jenjang kepramukaan masing-masing.

Adapun kategori prestasi kuantitas menilai jumlah hasil panen cabai yang dikumpulkan dari gugus depan di setiap wilayah Kwartir Ranting.

Melalui kedua kategori tersebut, panitia berharap program mampu memperluas partisipasi anggota sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran berbasis praktik di lingkungan pendidikan.

Ria Herawati juga menekankan bahwa keberlanjutan menjadi hal penting dalam pelaksanaan program. Menurutnya, kegiatan menanam perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti setelah panen raya selesai, melainkan menjadi kebiasaan produktif yang diterapkan di sekolah dan masyarakat.

Kwarcab Kabupaten Bandung Umumkan Para Peraih Penghargaan

Dalam rangkaian kegiatan panen raya, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung turut mengumumkan hasil penilaian Program Ketahanan Pangan melalui Gerakan Menanam Cabai Tahun 2026 berdasarkan evaluasi Tim Pokja Kwarcab.

Pada kategori prestasi kualitas, penghargaan diberikan kepada gugus depan dari sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari Prasiaga hingga Penegak.

Berikut daftar peraih Juara I pada masing-masing kategori:

1. Kategori Pramuka Prasiaga

– Putra: Pramuka Prasiaga Putra TK Asri, Kecamatan Margasih.

– Putri: Pramuka Prasiaga Putri TKIT Mutiara Embun Pagi, Kecamatan Ibun.

2. Kategori Pramuka Siaga

– Putra: Pramuka Siaga Putra SDN Pameungpeuk 01.

– Putri: Pramuka Siaga Putri SDN Angkasa XII Margahayu.

3. Kategori Pramuka Penggalang SD

– Putra: Pramuka Penggalang Putra SDN Talaga Pasirjambu.

– Putri: Pramuka Penggalang Putri SDN Korpri 01 Baleendah.

4. Kategori Pramuka Penggalang SMP

– Putra: Pramuka Penggalang Putra SMP BPPI Baleendah.

– Putri: Pramuka Penggalang Putri SMP Negeri 2 Banjaran.

5. Kategori Pramuka Penegak

– Putra: Pramuka Penegak Putra SMA Aulia Ibun.

– Putri: Pramuka Penegak Putri MAN 2 Bandung.

Sementara itu, penghargaan sebagai Kwartir Ranting Terlengkap diberikan kepada Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Ibun.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras gugus depan dan Kwartir Ranting dalam menyukseskan program. Keterlibatan peserta dari berbagai jenjang menunjukkan bahwa praktik menanam dapat menjadi media pembelajaran yang disesuaikan dengan usia dan perkembangan anggota Pramuka.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar menghasilkan tanaman produktif. Mereka juga mendapatkan pengalaman dalam mengamati pertumbuhan tanaman, menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat, memanfaatkan barang bekas sebagai wadah tanam, menghitung hasil panen, serta mempresentasikan pengalaman budidaya.

Dengan demikian, Gerakan Menanam Cabai turut mengembangkan keterampilan praktis sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya secara bijak.

Sinergi Lintas Sektor Perkuat Keberlanjutan Gerakan Menanam

Pelaksanaan Gerakan Menanam Cabai melibatkan dukungan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Dinas Pertanian Kabupaten Bandung berperan dalam mendukung pengembangan budidaya tanaman, sementara Dinas Pendidikan mendorong keterlibatan sekolah dalam kegiatan tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup turut memperkuat edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan Dispora mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang produktif dan edukatif.

Dukungan dari pemerintah kecamatan, Majelis Pembimbing, kepala sekolah, pembina Pramuka, orang tua, serta masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menyukseskan program.

Sinergi tersebut memperlihatkan bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan memerlukan keterlibatan banyak pihak. Dalam hal ini, Gerakan Pramuka dapat berkontribusi melalui pendidikan karakter dan penerapan keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan oleh peserta didik di sekolah maupun di rumah.

Kolaborasi yang terus terjaga diharapkan dapat memperluas manfaat program, tidak hanya bagi anggota Pramuka, tetapi juga bagi masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara produktif dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan.

Panen Raya Jadi Momentum Melanjutkan Budaya Menanam

 

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M.

 

Panen Raya Ketahanan Pangan melalui Gerakan Menanam Cabai Tahun 2026 menjadi salah satu langkah Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung dalam memperkuat kontribusi organisasi terhadap ketahanan pangan melalui lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang dipusatkan di SMP Negeri 2 Banjaran, disertai panen serentak di berbagai gugus depan dan pelaporan secara daring, menunjukkan bahwa koordinasi serta semangat kebersamaan dapat menyatukan pelaksanaan program di wilayah yang luas.

Kwarcab Kabupaten Bandung berharap seluruh Kwartir Ranting dan gugus depan terus mengembangkan kegiatan budidaya tanaman produktif, mengoptimalkan lahan yang tersedia, serta mendorong kreativitas peserta didik dalam mengelola hasil panen.

Panen raya ini diharapkan menjadi titik awal bagi pengembangan kebiasaan menanam yang lebih luas dan berkesinambungan, bukan menjadi akhir dari program. Kebiasaan yang dibangun di sekolah dapat diterapkan kembali di rumah dan lingkungan masyarakat sehingga manfaatnya semakin nyata.

Melalui gerakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama, anggota Pramuka diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesadaran bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

Dari gugus depan kita menanam, dari kebersamaan kita menguatkan, dan dari hasil karya kita membangun kemandirian pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Kwarcab Kabupaten Bandung Lepas Kontingen KPDK Jawa Barat 2026, Dorong Peningkatan Kapasitas Dewan Kerja
JOTA-JOTI 2026 Kabupaten Bandung Dorong Pramuka Cakap Digital dan Aman Berinternet
LT III Pramuka Kabupaten Bandung 2026 Resmi Ditutup, Baleendah Borong Prestasi Tertinggi
496 Pramuka Penggalang Ikuti LT-III Kabupaten Bandung 2026, Kak Eful Tekankan Pembentukan Karakter Unggul
Waka Wasbang Kwarcab Kabupaten Bandung Berikan Penguatan pada Jam Pimpinan KMD Soreang
Kwarcab Kabupaten Bandung Gelar Diseminasi Pramuka Pancawaluya Ngajati Diri
HUT Pramuka ke-65 Kabupaten Bandung, Kang DS Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan Ketahanan Pangan
Gugus Depan 12095–12096 YAPI Al-Husaeni Khidmat Peringati Hari Pramuka ke-65

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Kwarcab Kabupaten Bandung Gelar Panen Raya Cabai, Libatkan 31 Kwarran untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Kwarcab Kabupaten Bandung Lepas Kontingen KPDK Jawa Barat 2026, Dorong Peningkatan Kapasitas Dewan Kerja

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:35 WIB

JOTA-JOTI 2026 Kabupaten Bandung Dorong Pramuka Cakap Digital dan Aman Berinternet

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:08 WIB

LT III Pramuka Kabupaten Bandung 2026 Resmi Ditutup, Baleendah Borong Prestasi Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:07 WIB

496 Pramuka Penggalang Ikuti LT-III Kabupaten Bandung 2026, Kak Eful Tekankan Pembentukan Karakter Unggul

Berita Terbaru