Beri Kuliah Umum di STIA LAN, Dede Yusuf Sebut AI Sudah Dipakai di Lembaga Pemerintahan

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi

Infobandungnews.com – Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi memberi kuliah umum di kampus Politeknik STIA LAN Bandung. Di forum tersebut dia bahas perkembangan AI (artificial intelligence).

“Kehadiran AI tidak bisa kita tolak. Bahkan sekarang mulai dipakai di semua lembaga pemerintahan,” ujar Dede Yusuf, Senin (2/6/2025).

Kemajuan AI, paparmya, bisa membantu proses kerja. Termasuk juga proses kerja-kerja politik dan pemerintahan. “Tapi AI sifatnya hanya membantu, pengambilan keputusan tetap oleh manusia,” tegasnya.

Doktor administrasi publik dari Unpad ini lantas cerita saat dulu jadi pimpinan Komisi X DPR. Salah satu mitranya adalah Kemendikbud. Saat itu berdebat apakah AI harus dilarang. Termasuk di dunia akademik.

“Saya katakan saat itu, AI boleh dipakai termasuk di dunia kampus. Tapi tidak boleh copy paste. AI hanya membantu menyajikan data, keputusan tetap di tangan manusia,” tandasnya.

Mahasiswa, kata wakil gubernur Jabar periode 2008-2013 ini, boleh memakai AI untuk skripsi. Termasuk S2 dan S3. “Syaratnya bukan copy paste karena tidak ada kerja otak dan critical thinking. Kalau copy paste sudah pasti itu plagiat dan ilegal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dede Yusuf Buka Olimpiade O2SN 2023, Sebanyak 1.557 Atlet Muda Siap Berkompetisi

Dede Yusuf lantas cerita pengalaman empiris. Sebagai politikus di Senayan, dia punya Lim tenaga ahli (TA). Bahkan hampir 15 anggota tim yang membantu kerja-kerja politik di DPR, termasuk di daerah pemilihan.

“Saat saya perlu data, AI lebih cepat menyajiikan data yang saya perlukan. Ketika para TA masih bekerja, AI lebih dulu memberikan data ke saya,” ucap wakil ketua umum Partai Demokrat ini.

Saat ini, organisasi modern di seluruh dunia sudah mulai menggunakan AI. Bahkan di lembaga negara. Tapi sifatnya hanya membantu. Untuk mengoreksi data dan membandingkan.

“How to decision tetap di tangan kita. Data yang diberikan AI selanjutnya dianalisis, dipilih, dikaji, lalu diputuskan oleh kita atas pertimbangan humanity, feeling, dan aspek sosiologis di mana kita berada,” jelas Dede Yusuf.

Kepada para mahasiswa, Dede berpesan agar jadi lulusan yang multitasking. Sebagai lulusan administrasi, tapi juga punya kecakapan multimedia, berorganisasi, dan media sosial.

Lalu, Dr Muhammad Nur Affandi (direktur Politeknik STIA LAN Bandung) dan jajaran. Hadir juga Saeful Bachri, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat. (DBOKIN)

Berita Terkait

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis
ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat
Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat
Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi
Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi
Dede Yusuf: Revisi UU Pemilu Harus Serap Aspirasi Publik dan Perkuat Kepastian Hukum
Pemerintah Siapkan Program Ponsel Gratis dan Rekening Digital, Saldo Awal Rp50 Ribu
Mentrans Iftitah Dukung BP Batam Perluas Investasi dan Lapangan Kerja di Rempang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Saldi Isra Ingatkan Generasi Muda, Penggunaan AI Jangan Sampai Mengikis Kemampuan Berpikir Kritis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:58 WIB

ITB Kembangkan Teknologi Rumah Garam di Jeneponto, Dorong Produktivitas dan Kualitas Garam Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Dede Yusuf Soroti Dana Hibah Pemilu, Usulkan NPHD Dikelola Pemerintah Pusat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Menkeu Tegaskan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Masuk Rekening Pribadi, Bukan Lewat Koperasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi

Berita Terbaru

Bandung Raya

BUPATI SUMEDANG LANTIK 15 CAMAT, TUJUH DI ANTARANYA PEJABAT BARU

Senin, 2 Nov 2026 - 15:51 WIB