Pencopotan Ketua KPU Jabar, Peringatan Keras untuk Penyelenggara

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur DEEP Indonesia, Neni Nurhayati (foto: istimewa

Direktur DEEP Indonesia, Neni Nurhayati (foto: istimewa

Infobandungnews.com  – Pencopotan Ketua KPU Jawa Barat atas nama Ummi Wahyuni dari Jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia atas pelanggaran yang dilakukannya dinilai Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnetship Indonesia (DEEP) Neni Nurhayati, menjadi langkah tepat guna menyelamatkan demokrasi bangsa.

Menurutnya, Integritas dari seorang penyelenggara menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap penyelenggara, sehingga pencopotan ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak agar tidak menyalah gunakan wewenang dan kekuasaan yang akan berdampak buruk bagi demokrasi bangsa.

“Hal ini tentu menjadi preseden buruk dalam demokrasi elektoral di Jawa Barat ya, sebab kita melihat bahwa ternyata penyelenggara pemilu justru menjadi aktor utama mencederai proses pemilu. Padahal integritas penyelenggara pemilu menjadi kunci kepercayaan publik,” ungkapnya, Senin (2/12/2024).

Ia pun berharap Bawaslu bisa memastikan putusan DKPP ini berjalan dengan semestinya, dan kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh penyelenggara di berbagai tingkatan khususnya di Jawa Barat.

Baca Juga :  Kurang Dari 5 Jam, Polisi Bekuk Dua Pelaku Begal Tewaskan Dua Pria di Batas Kota Bandung

“Kasus dugaan pergeseran suara juga pernah dilaporkan oleh Pengadu kepada DEEP Indonesia melalui posko pengaduan. Saya berharap hal ini menjadi early warning untuk kpu kabupaten, kota lainnya di Provinsi Jawa Barat termasuk kepada jajaran sekretariat. DEEP mendorong Bawaslu bisa mengawal dan memastikan Putusan DKPP ini dijalankan sebagaimana mestinya,”jelasnya.

Neni pun mengingatkan, kedepan sejumlah agenda penting dalam pemilihan kepala daerah menjadi tantangan berat yang harus dihadapi penyelenggara.

Ia pun meminta seluruh masyarakat turut berpartisipasi mengawasi berbagai tahapan kedepan hingga pelantikan nanti.

“Tantangan terberat berikutnya adalah bagaimana mengambalikan kepercayaan publik apalagi saat ini sudah masuk proses rekapitulasi di Pemilihan Kepala Daerah 2024” tutupnya. ***

Sumber RRI.co.id

 

Berita Terkait

Jokowi Kembali Safari Politik, Hadiri Rakorda PSI di Bandung dan Bekasi
Resmi Sudah! Diserahkan Sekjen, Anton Dapat SK Ketua DPD Demokrat Jawa Barat
Dede Yusuf Ungkap Pembahasan RUU Pemilu Mulai Mengerucut, Ambang Batas Parlemen 4–5 Persen
DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama, Peringati HUT ke-25 dan Milad ke-77 SBY
Demokrat Bantah Pidato AHY Berkaitan dengan Pilpres 2029
Dukung Agenda Ekonomi Presiden Prabowo, AHY: Pertumbuhan Harus Membuat Rakyat Ikut Naik Kelas
PPP Jawa Barat Mulai Konsolidasi, Bidik Gen Z dan Perempuan Jelang Pemilu 2029
Partai Demokrat Masuk Empat Besar Survei IPO, Elektabilitas Capai 8,1 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:22 WIB

Jokowi Kembali Safari Politik, Hadiri Rakorda PSI di Bandung dan Bekasi

Jumat, 25 September 2026 - 15:44 WIB

Resmi Sudah! Diserahkan Sekjen, Anton Dapat SK Ketua DPD Demokrat Jawa Barat

Rabu, 16 September 2026 - 08:23 WIB

Dede Yusuf Ungkap Pembahasan RUU Pemilu Mulai Mengerucut, Ambang Batas Parlemen 4–5 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 12:48 WIB

DPC Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama, Peringati HUT ke-25 dan Milad ke-77 SBY

Selasa, 8 September 2026 - 07:54 WIB

Demokrat Bantah Pidato AHY Berkaitan dengan Pilpres 2029

Berita Terbaru

Kabar TNI-Polri

Polres Cimahi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Peredaran Uang Palsu

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:53 WIB