Infobandungnews – KABUPATEN BANDUNG – Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, H. Saeful Bachri, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Lomba Tingkat III (LT-III) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Al-Mukhlis, Desa Nagrak Kecamatan Cangkuang, Jumat (9/10/2026) sore.
Sebanyak 496 Pramuka Penggalang terbaik dari 31 Kwartir Ranting (Kwarran) tingkat kecamatan se-Kabupaten Bandung ambil bagian dalam perlombaan ini. Selain menguji kemampuan dan keterampilan kepramukaan, ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para peserta untuk meraih tiket menuju Lomba Tingkat IV (LT-IV) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kak Eful Dorong Penguatan Lima Pilar Karakter
Kak Eful, sapaan akrab Saeful Bachri yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bandung, menegaskan bahwa LT-III memiliki makna lebih luas daripada sekadar ajang adu keterampilan dan prestasi. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk membangun karakter positif sejak usia dini.

“Ada 5 pilar utama yang terus kita asah di sini: disiplin, kerja sama, kepemimpinan, kepedulian, dan kejujuran,” ujar Kak Eful usai pembukaan acara.
Menurutnya, pembinaan prestasi dalam Gerakan Pramuka dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari gugus depan hingga tingkat internasional. Peserta yang berhasil meraih prestasi tertinggi pada Lomba Tingkat V (LT-V) nantinya berpeluang mendapatkan kesempatan mengikuti Jambore Dunia.
Berbekal pengalamannya sebagai alumni Pramuka, Kak Eful menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kegiatan kepramukaan di Kabupaten Bandung. Ia berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
“Tujuan akhirnya sesuai UU No. 12 Tahun 2010, kita ingin mempersiapkan generasi muda menjadi tulang punggung bangsa di masa depan,” tegasnya.
Usung Tema Pramuka Bedas, Peserta Hadapi 21 Materi Perlombaan
Ketua Pelaksana LT-III, Kak Supriyanto, menerangkan bahwa kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (11/10/2026) tersebut mengangkat tema Pramuka Bedas: “Sareunduk, Saigel, Ngehontal” Prestasi, “Ngawangun” Karakter Mulia.
Dalam pelaksanaannya, para peserta akan mengikuti 21 materi perlombaan yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis, kemandirian, kreativitas, ketahanan mental, serta kekompakan setiap regu.
Sejumlah materi yang dilombakan meliputi:
1. Ketangkasan dan keterampilan lapangan
Peserta diuji melalui materi baris-berbaris, penggunaan kompas, isyarat dan semboyan, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta halang rintang.
2. Kemandirian dan kemampuan bertahan hidup
Pada kategori ini, peserta ditantang menunjukkan keterampilan membuat bifak atau tenda darurat, memasak di alam terbuka, serta kemampuan pionering melalui pembuatan kincir air dan penerapan simpul serta ikatan.
3. Mental, kreativitas, dan seni
Kemampuan nonteknis peserta turut diasah melalui hafalan Al-Qur’an, musikalisasi puisi, folk song, fotografi, serta forum penggalang yang mendorong keberanian menyampaikan gagasan dan bertukar pendapat.
Kak Supriyanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan LT-III Kabupaten Bandung 2026.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian perlombaan dengan penuh antusiasme, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga suasana persaudaraan dan kegembiraan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.
Melalui LT-III ini, diharapkan lahir regu-regu berprestasi yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki disiplin, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.***









