Kadin Kabupaten Bandung Siapkan Skema Khusus MBG Selama Ramadhan, Jamin Asupan Gizi Tetap Terpenuhi

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kadin Kabupaten Bandung Boni Anggara dan Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi saat peresmian Dapur SPPG ke-26 di Desa Citerep, Dayeuhkolot, Selasa (17/2/2026). Foto Andika

Ketua Kadin Kabupaten Bandung Boni Anggara dan Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi saat peresmian Dapur SPPG ke-26 di Desa Citerep, Dayeuhkolot, Selasa (17/2/2026). Foto Andika

Infobandungnews – Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bandung memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan. Melalui Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG), organisasi ini menyiapkan pola distribusi khusus yang disesuaikan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat, baik bagi pelajar maupun kelompok prioritas lainnya.

Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara, menjelaskan bahwa selama Ramadhan pihaknya menerapkan dua skema utama, yaitu penyediaan menu makanan basah dan makanan kering. Kebijakan ini diambil agar layanan tetap optimal meskipun jadwal kegiatan belajar di sekolah mengalami penyesuaian.

Menu basah tetap didistribusikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui, sedangkan anak-anak sekolah menerima paket makanan kering. Pernyataan tersebut disampaikan Boni saat peresmian SPPG ke-26 di Desa Citerep, Dayeuhkolot, Selasa (17/2/2026).

Ketua Kadin Kabupaten Bandung Boni Anggara bersama Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi saat meninjau dapur SPPG ke-26 di Desa Citerep, Dayeuhkolot, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan, distribusi makanan kering selama Ramadhan dilakukan dengan sistem rapel, yakni dua kali pengiriman dalam sepekan untuk memenuhi kebutuhan enam hari. Pengiriman dilakukan pada siang hari guna menjaga kualitas bahan pangan. Selain itu, Kadin juga membuka peluang bagi sekolah yang ingin mengajukan permintaan khusus, seperti penyediaan menu basah untuk kegiatan buka puasa bersama.

Saat ini, Kadin telah mengoperasikan 26 dapur MBG dari target 31 titik di Kabupaten Bandung. SPPG Citerep sendiri mampu memproduksi hingga 3.041 porsi per hari dengan dukungan 50 personel, termasuk staf dan kepala satuan pelayanan.

Baca Juga :  TNI AL Pastikan LCS Kondusif Meski Kapal Tiongkok Berseliweran.

Dari sisi kesehatan dan keamanan pangan, Kadin tengah mempercepat kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG. Proses administrasi hampir rampung, dengan tahapan akhir berupa pengujian kelayakan air. Boni menegaskan, pihaknya ingin SPPG menjadi tolok ukur nasional dalam pembuktian kualitas dan kuantitas layanan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Bandung, Rusli Baijuri, mengapresiasi langkah strategis tersebut. Ia menilai kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program strategis nasional Presiden RI, sekaligus berpotensi menjadi model percontohan dari sisi higienitas, kualitas layanan, dan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, turut menyambut positif kehadiran SPPG di wilayahnya. Dapur yang berlokasi di Desa Citerep menambah cakupan layanan di Dayeuhkolot menjadi 10 titik dari rencana awal 17 lokasi.

Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan sehingga manfaat asupan gizi berkualitas dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.***

Berita Terkait

Zakat Profesi ASN Kabupaten Bandung Disiapkan untuk Bantu Kebutuhan Dasar Warga
CFD Dago-Buahbatu dan Braga Beken Kembali Dibuka, Warga Sambut Antusias
Dana Transfer Berkurang Rp600 Miliar, Pemkot Bandung Tunda Sejumlah Proyek hingga 2027
Kabel Traffic Light Dibobol, Polisi Tangkap Pelaku di Simpang Dago Bandung
Tiga Keluarga Tinggal di Lereng Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi
Saeful Bachri Sambut Rencana Hangtuah Jakarta Jadikan Soreang Home Base IBL
KPK Geledah Kantor Pengelola Kota Baru Parahyangan, Telusuri Dugaan Penyimpangan HGB
Boni Anggara Dorong Mahasiswa UMB Ubah Karya Kampus Jadi Peluang Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Zakat Profesi ASN Kabupaten Bandung Disiapkan untuk Bantu Kebutuhan Dasar Warga

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:24 WIB

CFD Dago-Buahbatu dan Braga Beken Kembali Dibuka, Warga Sambut Antusias

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Dana Transfer Berkurang Rp600 Miliar, Pemkot Bandung Tunda Sejumlah Proyek hingga 2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Kabel Traffic Light Dibobol, Polisi Tangkap Pelaku di Simpang Dago Bandung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Tiga Keluarga Tinggal di Lereng Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi

Berita Terbaru