BNPB sebut sampai berita ini diturunkan korban meninggal akibat gempa Cianjur bertambah jadi 62 jiwa

- Jurnalis

Selasa, 22 November 2022 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Antara)- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada pukul 12.31 WIB mengalami kenaikan menjadi 62 jiwa.

“Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) sampai dengan pukul 19.34 WIB mencatat 62 orang meninggal dunia,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Abdul menuturkan warga yang meninggal tersebar di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, dan Kecamatan Cugenang.

Selain penambahan korban jiwa, 25 orang masih tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sementara 79 orang lainnya luka-luka.

Adapun total warga mengungsi dilaporkan sebanyak 5.389 orang yang tersebar di beberapa titik.

Abdul turut melaporkan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Cianjur, ada sebanyak 2.272 rumah rusak, satu unit pondok pesantren rusak berat, satu RSUD Cianjur rusak ringan, empat unit gedung pemerintah rusak, tiga unit sarana pendidikan rusak serta satu unit sarana ibadah rusak.

Kerusakan infrastruktur juga tercatat di Kabupaten Bogor yakni sebanyak 46 rumah rusak, Kabupaten Sukabumi 443 rumah rusak dan di Kota Sukabumi sebanyak 14 unit rumah rusak.

“Gempa juga menyebabkan longsor yang menutup jalan lintas provinsi di Kabupaten Cianjur,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, katanya, masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Sementara untuk kebutuhan mendesak di lapangan yaitu 20 unit tenda, alat berat untuk evakuasi, 10 unit penerangan, 100 unit velbed dan bahan bakar minyak.

Ia mengimbau warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk mengungsi apabila dirasa rumahnya masih belum aman dari bahaya gempa bumi, juga tetap waspada adanya potensi gempa susulan.

“Kami mohon pada para warga untuk mengikuti dan mendapatkan informasi dari kanal resmi BNPB, BMKG, BPBD dan pemerintah daerah setempat. Karena gempa susulan masih dirasakan di lapangan meski dengan kekuatan lebih kecil dari gempa sebelumnya,” kata Abdul.

Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan 17 warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal akibat gempa magnitudo (M) 5,6 yang terjadi di darat pada Senin.

Warga mengungsi di kawasan persawahan karena khawatir adanya gempa susulan di Desa Cibeureum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur menyebabkan ratusan rumah di kawasan tersebut mengalami kerusakan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

Sumber Antaranews

Berita Terkait

Jalan Rusak Sejak 2012, Warga Cintajaya Ciamis Temui Dedi Mulyadi dan Bahas Solusi Perbaikan
Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi
Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda
Bapenda Jabar Relokasi Samsat Pajajaran ke Pusdai, Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Wajib Pajak
Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat
Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan
Atasi Banjir Bandung Raya, Pemprov Jabar Siapkan Danau Retensi dan Sodetan pada 2027
Dede Yusuf: Revisi UU Pemilu Harus Serap Aspirasi Publik dan Perkuat Kepastian Hukum

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Jalan Rusak Sejak 2012, Warga Cintajaya Ciamis Temui Dedi Mulyadi dan Bahas Solusi Perbaikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Upin dan Ipin Kembali Sindir Kabut Asap Indonesia, 30 Wilayah di Malaysia Terdampak Polusi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Saeful Bachri Ingatkan Bahaya Judol, Pinjol, dan Kecanduan Gadget bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Saeful Bachri Dorong Program Berkelanjutan untuk Atasi Stunting dan Tampung Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Pinjaman Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Dikabarkan Tak Direkomendasikan Kemendagri, Opsi Alternatif Disiapkan

Berita Terbaru