Infobandungnews – KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tidak hanya menyiapkan uang kadeudeuh bagi para atlet, tetapi juga memberikan perlindungan jaminan sosial melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Sebanyak 1.231 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, serta tenaga keolahragaan akan memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama menjalankan tugas dan berjuang mengharumkan nama Kabupaten Bandung di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kesejahteraan para atlet yang telah berjuang membawa nama daerah.
“Ini menindaklanjuti statement saya 2-3 tahun yang lalu, seluruh atlet itu sebenarnya sudah saya tegaskan untuk semuanya mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. Kondisi hari ini, baik atlet maupun pelatih dan juga seluruh kontingen seluruhnya akan diberikan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Perlindungan yang diberikan meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Melalui fasilitas tersebut, para anggota kontingen diharapkan dapat menjalankan aktivitas olahraga dengan lebih aman karena telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial.
Dadang juga menekankan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi insan olahraga tidak seharusnya berhenti setelah penyelenggaraan Porprov berakhir. Ia berharap program tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan yang dianggarkan setiap tahun oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
“Tentu saya berharap bahwa bukan hanya kerja sama pada saat Porprov saja. Tapi setelah Porprov selesai, saya berharap Dispora dalam proposalnya nanti, saya minta untuk BPJS Ketenagakerjaan ini tetap dimasukkan dalam anggaran setiap tahunnya,” ucapnya.
Menurut Dadang, keberlanjutan program tersebut menjadi bagian dari keseriusan Pemkab Bandung dalam menjamin perlindungan bagi atlet maupun pengurus KONI yang berkontribusi terhadap perkembangan dan pembinaan olahraga di daerah.
Selain memberikan jaminan sosial, Dadang juga mendorong seluruh kontingen agar mampu menorehkan prestasi terbaik pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Ia meminta para atlet menjaga konsistensi latihan dan mempersiapkan diri secara optimal demi mewujudkan target juara umum.
“Bagaimanapun caranya, pokoknya Kabupaten Bandung harus jadi juara. Urusan teknis dan non-teknis itu wewenang Ketua Kontingen. Walaupun tidak mahal, tapi minimal meriah dan menjadi juara di Porprov nanti,” ucapnya.
Di sisi lain, Ketua KONI Kabupaten Bandung, Yana Suryana, menyatakan bahwa pihaknya mematok sasaran 100 medali emas dalam perhelatan Porprov XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Bogor, Bekasi, dan Depok.
Pada kompetisi olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut, Kabupaten Bandung akan berpartisipasi dalam 65 cabang olahraga (cabor). Yana pun menyatakan keyakinannya bahwa para atlet daerah mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan berjuang maksimal demi mencapai target yang telah ditetapkan.
“Apapun kondisinya, KONI Kabupaten Bandung siap menjaga target 100 medali emas,” ujarnya.
Optimisme tersebut didukung oleh hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov XV Jawa Barat 2026. Dalam tahapan kualifikasi itu, Kabupaten Bandung berhasil mengumpulkan 69 medali emas, 74 medali perak, dan 102 medali perunggu.
Yana menilai capaian tersebut menjadi bekal penting bagi kontingen Kabupaten Bandung untuk menghadapi pertandingan utama yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Ia berharap seluruh cabang olahraga dapat meningkatkan kualitas persiapan dan memperbesar peluang meraih medali.
“Kami berharap, para cabor memiliki target yang jelas. Jangan hanya mengandalkan cabor-cabor unggulan. Tetapi cabor yang sekarang belum meraih medali, bisa kembali dimaksimalkan untuk meraih medali pada ajang nanti,” katanya.
Dengan dukungan perlindungan jaminan sosial, persiapan yang terarah, serta target prestasi yang terukur, Kabupaten Bandung berharap dapat tampil kompetitif dan mewujudkan ambisi meraih 100 medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026.









